
Sukoharjonews.com (Tawangsari) – Kasus kebakaran lahan mulai terjadi memasuki musim kemarau ini. Kali ini kebakaran lahan terjadi di Desa Lorog, Tawangsari dimana kebakaran melanda lahan jati. Kebakaran semak-semak lahan jati tersebut dipicu pembakaran sampah di sekitar lokasi tanpa dilakukan pengawasan. Kebakaran sendiri terjadi sekitar pukul 10:30 WIB.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, warga di sekitar lahan mengetahui ada kobaran api disertai asap yang membubung tinggi. Mengetahui hal itu, warga pun mendatangi lokasi dan berusaha memadamkam api dengan menggunakan alat seadanya. Kasus kebakaran tersebut akhirnya dilaporkan ke Kantor Pemadam Kebakaran karena upaya pemadaman secara mandiri gagal dilakukan.
Petugas pemadam yang datang ke lokasi pun akhirnya berusaha memadamkam api yang terus meluas. Hembusan angin yang cukup kencang menyulitkan petugas untuk memadamkan api yang membar semak-semak lahan jati tersebut. Selain angin, petugas kesulitan melakukan pemadaman karena di lahan tersebut banyak terdapat sampah dan semak kering yang mudah terbakar.
“Petugas berusaha memadamkan api agar tidak membesar dan meluar. Sekitar satu jam petugas berjibaku hingga akhirnya api berhasil dilokalisasi,” ujar kata Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Sukoharjo, Margono, Minggu (2/8/2020).
Terkait penyebab kebarakan sendiri, Margono memperkirakan adanya keteledoran warga yang membakar salha tanpa dilakukan pengawasan. Akibatnya, saat angin kencang ada bara api yang terbawa angin sehingga membakar semak di lahan jati tersebut. Untuk itu, Margono mengimbau warga untuk tidak sembarangan membakar sampah di sekitar lahan kosong karena bisa memicu kebakaran. (erlano putra)



Facebook Comments