Gara-Gara Ada Perangkat Desa Positif Saat Swab Antigen, Balai Desa Tiyaran “Lockdown”

Waspada virus corona.

Sukoharjonews.com (Bulu) – Penutupan atau “lockdown” balai desa juga terjadi di Kecamatan Bulu. Kali ini Balai Desa Tiyaran yang ditutup karena ada dua perangkat desa (perdes) diketahui positif dari hasil swab antigen. Bahkan, kades dan semua perdes juga harus melakukan isolasi mandiri (isoman).


“Sebagai antisipasi, balai desa ditutup sementara dan semua perdes termasuk saya langsung isolasi mandiri,” jelas Kepala Desa (Kades) Tiyaran, Sunardi, Selasa (22/6/2021).

Menurutnya, total ada 11 perdes di Tiyaran yang menjalani isoman karena sebagai kontak erat. Selain itu, semua perdes juga dijadwalkan mengikuti swab PCR di Puskesmas untuk mengetahui tingkat penyebaran virus. Selama penutupan balai desa, sementara waktu pelayanan pada masyarakat dilakukan secara online.

Terkait perdes yang positif dalam swab antigen, Sunardi mengaku yang bersangkutan melakukan tes swab antigen setelah mengalami demam. Selain itu, perdes tersebut juga mengalami hilang penciuman sehingga berinisiatif swab antigen mandiri dengan hasil positif atau reaktif.

Sunardi berharap hasil swab PCR perdes nantinya bisa negatif sehingga balai desa bisa dibuka kembali. Dengan penutupan balai desa, Sunardi mengaku berdampak pada penundaan pelaksanaan vaksinasi tahap 2 yang akan digelar Kamis (24/6/2021).

Disinggung soal vaksinasi untuk perdes Tirayan, Sunardi mengaku semuanya sudah mendapat vaksinasi pertama. Untuk vaksinasi kedua sendiri sedirinya akan diberikan pada Kamis nanti.

“Saya minta masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. Jangan sampai virus menyebar di masyarakat Tiyaran,” ujarnya. (erlano putra)

Erlano Putra:
Tinggalkan Komentar