Sukoharjonews.com – Samsung telah membawa game seluler ke level berikutnya dengan peluncuran Game Booster+, modul baru untuk aplikasi Good Lock, yang saat ini tersedia di Korea. Versi yang disempurnakan dari fitur Game Booster Samsung yang sudah ada ini menawarkan opsi penyesuaian yang lebih canggih kepada para gamer untuk mengoptimalkan pengalaman bermain game mereka di ponsel Galaxy.
Dikutip dari Gizmochina, Rabu (19/3/2025), sementara Game Booster asli memungkinkan pengguna untuk mengubah kinerja, kecepatan refresh, dan perilaku pengisian daya untuk mencegah panas berlebih, Game Booster+ memperkenalkan fitur tambahan seperti pemetaan ulang tombol, penyesuaian pengaturan GPU, dan klasifikasi game.
Fitur Gabe Booster+:
Aplikasi ini mencakup total tiga fitur utama: Pemetaan Ulang Tombol Kontroler Game, Mengaktifkan Pengaturan GPU Game Booster, dan Pengaturan Kategori Game. Fitur pertama, Pemetaan Ulang Tombol Kontroler Game, memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan tombol pada kontroler game mereka agar sesuai dengan preferensi mereka. Gamer dapat membuat hingga empat profil unik, sehingga lebih mudah untuk beralih di antara konfigurasi untuk berbagai jenis game.
Fitur kedua, Enable Game Booster GPU Settings, sangat menarik. Fitur ini memungkinkan Anda beralih di antara dua pengaturan GPU yang berbeda: PreTransform dan Texture Filter. PreTransform dirancang untuk mengurangi beban kerja GPU selama rotasi layar dalam game berbasis Vulkan, sementara Texture Filter meningkatkan kualitas tekstur. Pengguna dapat memilih di antara tiga mode: Default, Performance, dan Quality, tergantung pada preferensi mereka untuk kecepatan atau ketepatan visual.
Terakhir, Game Category Settings memungkinkan pengguna untuk mengklasifikasikan aplikasi secara manual sebagai game. Fitur ini sangat berguna untuk aplikasi atau game yang tidak dikenali secara otomatis, sehingga mereka dapat memanfaatkan fitur pengoptimalan Game Booster.
Meskipun Game Booster+ saat ini eksklusif untuk Galaxy Store di Korea, para penggemar teknologi telah mengekstrak APK dan membuatnya tersedia untuk diunduh di wilayah lain. Namun, pengguna disarankan untuk berhati-hati saat menginstal APK atau menunggu rilis resmi di luar negara asal.
Samsung telah menggunakan chip Qualcomm untuk semua ponsel andalan Ultra-nya selama beberapa generasi terakhir, dan sangat menyenangkan melihat bahwa mereka juga berupaya untuk memanfaatkan perangkat keras yang mahal tersebut sebaik-baiknya. (nano)
Tinggalkan Komentar