Galaxy S26 Menggunakan Exynos 2600 dengan Modem Eksternal, Menimbulkan Pertanyaan tentang Efisiensi Daya

banner 468x60
Seri Galaxy S26. (Foto:Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Seri Galaxy S26 Samsung yang akan datang mungkin akan mengalami pemisahan chipset lagi, dan satu detail tentang opsi Exynos sudah menarik perhatian. Model Galaxy S26 dan S26+ diperkirakan akan dikirimkan dengan prosesor Exynos 2600 baru dari Samsung, setidaknya di Korea Selatan. Ini penting karena merupakan chip smartphone 2nm pertama Samsung, tetapi dilaporkan memiliki kekurangan: modem eksternal.

Dikutip dari Gizmochina, Minggu (28/12/2025), Tister Erencan Yilmaz mengklaim bahwa Exynos 2600 tidak menyertakan modem seluler terintegrasi. Sebaliknya, dikatakan bergantung pada modem terpisah, yang diyakini sebagai Exynos 5410. Seorang pejabat Samsung Semiconductor telah mengkonfirmasi kepada Android Authority bahwa chip berbasis 2nm tersebut memang menggunakan modem eksternal.

Sebagian besar chip smartphone modern, termasuk Exynos 2400 dan Exynos 2500, menggunakan modem terintegrasi. Menempatkan modem pada chip yang sama mengurangi perjalanan data dan membantu membatasi konsumsi daya dan panas, terutama selama penggunaan data seluler.

Modem eksternal biasanya kurang efisien. Snapdragon 865 dari Qualcomm pada tahun 2020 mengikuti pendekatan serupa, dan sering dikritik karena konsumsi daya yang lebih tinggi selama tugas-tugas yang membutuhkan konektivitas tinggi. Jika hal yang sama berlaku di sini, model Galaxy S26 yang menggunakan Exynos mungkin akan mengalami sedikit peningkatan pengurasan baterai saat menggunakan data seluler, panggilan, atau fitur hotspot. Apakah solusi eksternal ini akan berperilaku berbeda dari solusi terintegrasi pada varian Snapdragon—terutama dalam kondisi sinyal lemah—masih perlu dilihat.

Exynos 2600 didasarkan pada proses fabrikasi 2nm baru Samsung, dan memilih modem eksternal daripada mengintegrasikannya ke dalam chip utama dipandang sebagai langkah penghematan biaya potensial. Seperti yang dicatat oleh Android Authority, desain eksternal dapat membantu Samsung mengelola hasil produksi sekaligus membebaskan ruang untuk komponen lain.

Samsung belum merinci bagaimana pengaturan ini akan memengaruhi masa pakai baterai di dunia nyata. Hal itu baru akan jelas setelah perangkat Galaxy S26 yang dilengkapi Exynos memasuki pasar awal tahun depan. Untuk saat ini, varian Snapdragon mungkin tetap menjadi pilihan yang lebih aman bagi pengguna yang memprioritaskan efisiensi konektivitas.

Seperti biasa, penilaian akhir akan bergantung pada eksekusi, bukan hanya spesifikasi. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *