Tak Berkategori  

Galaxy S25 dan S25+ Memiliki Fitur Snapdragon 8 Gen 4, Sementara S25 FE Mendapatkan Dimensity 9400

banner 468x60
Ilustrasi Seri Samsung Galaxy S24. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Laporan sebelumnya menunjukkan bahwa Snapdragon 8 Gen 4 (atau Snapdragon X Elite) akan lebih mahal 25% hingga 30% dibandingkan pendahulunya. Namun Samsung tidak bisa hanya mengandalkan chipset Exynos 2500 internalnya untuk memberi daya pada ponsel-ponsel unggulannya tanpa mengambil risiko penurunan popularitas.

Dikutip dari Giznichina, Minggu (13/10/2024), sementara laporan sebelumnya mengklaim Samsung sedang mempertimbangkan kesepakatan dengan MediaTek terkait penggunaan chipset Dimensity 9400 untuk S25 dan S25+, bocoran terbaru dari X tipter Jukanlosreve menunjukkan bahwa Samsung akan menggunakan chip D2400 hanya di Galaxy S25 FE, sedangkan seri S25 perangkat akan menggunakan Snapdragon 8 Gen 4 di semua pasar.

Samsung meluncurkan perangkat FE pertama dengan chipset Snapdragon, namun beralih ke chip internalnya dari generasi kedua. Model terbaru – Galaxy S24 FE – dilengkapi dengan versi Exynos 2400 yang sedikit di-underclock.

Meskipun tidak banyak informasi yang dapat dipercaya mengenai kinerja dan efisiensi daya chip Exynos 2500, peralihan ke MediaTek menunjukkan bahwa Exynos 2500 mungkin masih jauh dari memenuhi persyaratan yang diperlukan. Meskipun kita telah melihat peningkatan besar pada E2400, tingkat hasil node proses 3nm Samsung (yang akan menjadi dasar E2500) dapat menjadi faktor kunci di balik pengembangan ini.

Namun demikian, Anda dapat mengharapkan peningkatan kinerja yang signifikan pada perangkat FE berikutnya jika dijalankan pada chip D2400. Bagi mereka yang belum terbiasa, D2400 menawarkan kinerja single-core 35% lebih cepat dan multi-core 28% lebih cepat dibandingkan dengan chip D2300 yang sudah mumpuni dari tahun lalu.

Chipset terbaru ini juga menunjukkan peningkatan penting dalam kinerja ray tracing, menjanjikan peningkatan kualitas grafis untuk game yang didukung. Selain itu, perangkat ini 40% lebih hemat daya, sehingga menghasilkan kontrol suhu yang lebih baik dan masa pakai baterai yang cukup baik untuk perangkat yang menggunakan perangkat tersebut.

Selain itu, NPU Generasi ke-8 MediaTek juga memperkenalkan beberapa kinerja AI generatif yang pertama di industri dan mendukung Gemini Nano dari Google, yang dapat bermanfaat untuk fitur-fitur AI Galaxy pada perangkat. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *