Fakta tentang Orang Kidal yang Jarang Diketahui

Fakta orang kidal.(Foto:idntimes jogja)

Sukoharjonews.com – Tidak dapat dipungkiri lagi. Orang kidal adalah orang yang aneh. Tentu saja, orang kidal berjumlah sekitar 10 persen dari populasi tetapi, sejujurnya, sepertinya masyarakat telah melupakan mereka. Coba pertimbangkan semua gadget untuk tangan kanan, meja yang dirancang aneh, dan peralatan memasak yang hanya pas di tangan kanan.

Dilansir dari everyday health,Senin (23/9/2024), Orang kidal mencakup sekitar 10 persen dari populasi umum. Namun, para peneliti telah menemukan bahwa pada populasi dengan gangguan mental tertentu, angka itu meningkat.

Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa orang dengan psikosis memiliki kemungkinan 20 persen untuk menjadi kidal, meskipun sebuah penelitian kecil dalam jurnal SAGE menemukan angka orang kidal psikotik mungkin lebih tinggi. Para peneliti di Universitas Yale di New Haven, Connecticut, dan University of Texas Southwestern Medical Center di Dallas menilai 107 pasien di klinik psikiatri rawat jalan. Bagi mereka dengan gangguan suasana hati seperti depresi atau gangguan bipolar, angka kidal mendekati rata-rata, yaitu 11 persen. Namun pada orang dengan psikosis, seperti mereka yang menderita skizofrenia atau gangguan skizoafektif , angka kidal adalah 40 persen, jauh di atas rata-rata. Para peneliti berteori lateralitas otak berperan.

Jenis Tangan Anda Dapat Menentukan Kesehatan Anda
Para ilmuwan juga menemukan peningkatan risiko disleksia , ADHD, dan gangguan suasana hati tertentu pada orang kidal, menurut sebuah studi tahun 2010 yang diterbitkan dalam Pediatrics. Para peneliti tidak yakin bagaimana menjelaskan fenomena ini, tetapi banyak yang percaya itu terkait dengan bagaimana otak terhubung.

Kepala Anda terbagi menjadi dua bagian: sisi kiri dan sisi kanan. Kebanyakan orang (baik yang kidal maupun tidak) mengandalkan belahan otak kiri untuk tugas-tugas seperti fungsi bahasa. Tetapi sekitar 30 persen orang kidal lebih condong ke belahan otak kanan atau tidak memiliki belahan otak yang dominan sama sekali. Menurut para ilmuwan, memiliki satu belahan otak yang dominan jauh lebih efisien, itulah sebabnya beberapa orang kidal berisiko lebih tinggi mengalami gangguan belajar dan gangguan otak.

Orang kidal mendengar pidato dengan cara berbeda
Orang yang menggunakan tangan kiri saat mendengarkan mungkin lebih mudah mendengar suara yang berubah perlahan daripada mereka yang menggunakan tangan kanan, menurut sebuah penelitian dari Georgetown University Medical Center. Para peneliti yang melakukan penelitian tersebut, yang dipresentasikan di Neuroscience 2012, menemukan bahwa belahan otak kiri dan kanan memiliki spesialisasi dalam berbagai jenis suara. Belahan otak kiri, yang mengendalikan tangan kanan, menyukai suara yang berubah cepat seperti konsonan, sedangkan belahan otak kanan, yang mengendalikan tangan kiri, menyukai suara yang berubah perlahan seperti suku kata atau intonasi.

Neanderthal kidal juga merupakan kelompok minoritas
Bias tangan kanan bukan sekadar fenomena di zaman modern: Ternyata kita telah dominan menggunakan tangan kanan selama lebih dari 500.000 tahun.Para peneliti dari University of Kansas baru-baru ini menentukan kecenderungan tangan manusia purba dengan mempelajari anehnya gigi mereka. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Laterality ini menemukan bahwa ketika kakek buyut kita (Anda mengerti maksudnya) mengolah kulit hewan, mereka akan memegang satu sisi bangkai dengan satu tangan dan sisi lainnya di mulut mereka.

Dengan menemukan kerusakan pada gigi prasejarah tersebut, para ilmuwan dapat menentukan apakah nenek moyang prasejarah kita lebih dominan menggunakan tangan kiri atau tangan kanan.(patrisia argi)

Tinggalkan Komentar