Sukoharjonews.com (Jakarta) — Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional, PT Sang Hyang Seri mencatatkan langkah strategis. Anak usaha holding BUMN Pangan ID FOOD ini melakukan panen padi calon benih Foundation Seed (FS) di Sukamandi, Provinsi Jawa Barat.
Varietas yang dipanen meliputi Inpari IR Nutrizinc, Inpari 32, Inpari 42, dan Inpari 48. Panen calon benih FS ini merupakan bagian dari strategi PT Sang Hyang Seri dalam menyediakan benih secara terintegrasi.
Hal ini juga sejalan dengan arahan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Adhi Cahyono Nugroho mengatakan, benih FS ini merupakan benih dasar yang sangat krusial karena menjadi sumber bagi benih-benih lain seperti benih pokok dan benih sebar.
“Kami mengelola proses ini dari hulu ke hilir, mulai dari seleksi induk, produksi, hingga pendistribusian kepada para penangkar mitra di Sukamandi dan mitra swasta lainnya,” terangnya, dikutip dari laman KabarBUMN, Jumat (18/4/2025).
Dengan pengelolaan yang terkontrol dan terukur dari awal, PT Sang Hyang Seri memastikan kualitas benih FS yang dihasilkan memenuhi standar tinggi dan berkontribusi pada peningkatan produktivitas pertanian. Keunggulan varietas yang diproduksi seperti Inpari IR Nutrizinc memiliki nilai tambah nutrisi.
Sementara varietas Inpari 32, Inpari 42, dan Inpari 48 dikenal karena adaptabilitas dan hasil panennya yang tinggi. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya PT Sang Hyang Seri dalam mengembangkan inovasi benih sumber untuk memperkuat sistem perbenihan nasional yang berkelanjutan.
“Dengan tersedianya benih sumber berkualitas, kita tidak hanya mendukung peningkatan hasil produksi petani, tetapi juga menciptakan ekosistem benih yang berdaya saing dan mandiri,” tambah Adhi.
PT Sang Hyang Seri berkomitmen menjadi ujung tombak dalam pembangunan sektor pertanian Indonesia melalui penyediaan benih unggul. Dan hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan bangsa. (nano)
Tinggalkan Komentar