
Sukoharjonews.com – Dalam upaya mendukung program swasembada pangan di Kabupaten Sukoharjo, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan rehabilitasi jaringan irigasi. Tahun ini, total ada 54 titik irigasi di 38 desa, 9 kecamatan di Kabuoaten Sukoharjo.
Kepala BBWSBS, Gatut Bayuadji usai panen padi di Desa Dalangan beberapa waktu lalu menyampaikan, saat ini program rehabilitasi tersebut sudah ada yang berjalan, namun ada juga yang masih perencaan.
“Ada yang sudah “on going”, ada yang masih perencanaan karena tidak bisa serta merta dikerjakan,” ujarnya.
Menurut Gatut, untuk pelaksanaan rehab harus menunggu petani melakukan panen terlebih dahulu. Yang pasti, total ada 54 titik irigasi yang dikerjakan dengan nilai total Rp31,450 miliar.
Terkait bantuan tersebut, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi petani dalam rangka optimalisasi jaringan irigasi untuk peningkatan produksi padi di Kabupaten Sukoharjo.
Etik juga menyampaikan, dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Sukoharjo, Pemkab konsisten berupaya untuk meningkatkan produksi melalui modernisasi pertanian dan budidaya, penguatan infrastruktur pertaniann, penguatan cadangan pangan, serta kebijakan yang mendukung petani dan masyarakat.
“Kabupaten Sukoharjo merupakan lumbung padi di Jawa Tengah. Keberhasilan Kabupaten Sukoharjo dalam mempertahankan surplus beras ini tentunya karena didukung oleh semua pihak, baik petani, petugas maupun stakeholder baik pemerintah maupun swasta,” ujarnya. (nano)















Facebook Comments