Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Dua kasus positif corona terbaru dari Kartasura dan Bulu merupakan pemudik. Untuk kasus di Kartasura merupakan pemudik dari Jakarta yang bekeja sebagai sekuriti sedangkan kasus di Bulu merupakan pemudik dari Surabaya yang bekerja senagai penjual jamu. Dari dua kasus tersebut, gugus tugas sudah melakukan pelacakan dan didapati 11 kontak erat dengan kondisi tanpa gejala.
“Ada 11 kontak erat tanpa gejala dari dua kasus positif pemudik di Kartasura dan Bulu. Semua kontak erat sudah ditindaklanjuti dengan tes swab dan tinggal menunggu hasilnya,” jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Senin (15/6/2020).
Dikatakan Yunia, baik pemudik dari Jakarta maupun Surabaya sebelum nekat pulang ke Sukoharjo diketahui sudah dalam kondisi sakit. Untuk itulah kedua pemudik tersebut saat ini menjalani rawat inap di rumah sakit. Untuk pendeteksian kasus, gugus tugas langsung melakukan karantina mandiri pada kontak erat dan melakukan tes swab pada kontak erat untuk mencegah penularan.
Saat ini, dengan tambahan dua kasus positif tersebut, secara akumulasi terdapat 77 kasus positif corona di Sukoharjo. Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 orang isolasi di rumah sehat, enam isolasi mandiri, enam rawat inap di rumah sakit, 50 orang sembuh, dan empat meninggal. Jika dikurangi yang sembuh dan meninggal dunia, saat ini kasus positif di Sukoharjo tinggal 23 orang.
Secara akumulasi dari 77 kasus positif tersebar di Kecamatan Grogol 31 orang (23 sembuh), Kecamatan Mojolaban 14 orang (10 sembuh), Kecamatan Kartasura 13 orang (7 sembuh), Kecamatan Baki sembilan orang (4 sembuh), Kecamatan Nguter lima orang (4 sembuh), Kecamatan Bendosari dua orang (2 sembuh), dan Kecamatan Sukoharjo, Polokarto dan Bulu masing-masing satu kasus positif. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar