
Sukoharjonews.com – Wudhu adalah salah satu cara untuk menghilangkan hadast kecil. Pada umumnya berwudhu dilakukan sebelum melaksanakan ibadah. Hal itu dilakukan karena ketika ibadah diharuskan dalam keadaan suci dan bersih.
Dikutip dari Bincang Syariah, pada Selasa (29/10/2024), salah satu sunnah yang diajarkan oleh Imam Nawawi dalam Al-Azkar adalah doa yang dibaca saat membasuh kaki kanan dan kiri. Nah doanya sebagai berikut:
اللَّهُمَّ ثَبِّتْ قَدَمِي عَلَى الصِّرَاطِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيهِ الْأَقْدَامُ
Allahumma tsabbit qadamii ‘alaash shiraathi yauma tazillu fiihil aqdaam.
Artinya; “Ya Allah, tetapkanlah kedua kakiku di atas jembatan Shiratal mustaqim pada hari di mana banyak kaki-kaki yang tergelincir.”
Di Hari Perhitungan, semua anggota badan akan menjadi saksi atas apa yang telah kita lakukan. Tak terkecuali kaki, ia akan dimintai saksi, kemana saja sang pemiliknya membawanya dulu.
Maka para ulama fikih menganjurkan berdoa setiap kali membasuh kaki saat wudhu. Agar dengan perantara wudhu, kaki kita termasuk yang berjalan di jembatan shirathal mustaqim yang disinggung Allah dalam surat Al-Fatihah.
Dengan membasuh kaki sembari memohon kepada Allah agar meneguhkan langkah di hari kiamat nanti, seorang Muslim diingatkan akan kehidupan akhirat dan perjalanan di atas shirath, sebuah jembatan yang digambarkan dalam hadits-hadits sebagai sangat tipis dan berada di atas neraka Jahannam.
Shirath ini merupakan salah satu ujian bagi seluruh manusia, di mana orang-orang yang beriman dan taat kepada Allah akan melintasinya dengan selamat, sementara orang-orang yang ingkar akan tergelincir ke dalam neraka.(cita septa)



Facebook Comments