Sukoharjonews.com – DJI kembali dengan kamera 360 derajat baru, dan Osmo 360 II hadir dengan resolusi tinggi. Kamera panorama terbaru perusahaan ini dilengkapi dengan sensor 1 inci, rentang dinamis (dynamic range) 14,5 stop, serta kemampuan merekam video 8K native pada kecepatan 60 frame per detik. Perangkat ini juga memiliki penyimpanan internal 105GB, fitur pelacakan subjek berbasis AI, dan mode pemotretan kondisi minim cahaya yang baru.
Dilansir dari Gizmochina, Rabu (19/8/2026), Osmo 360 II dibanderol mulai dari 3.299 yuan atau Rp8,7 jutaan di China. Paket dasarnya mencakup kamera, baterai tahan suhu dingin berkapasitas 2.150mAh, dua penutup pelindung lensa, tas pembawa, dan aksesori lainnya.
DJI juga menawarkan Shooting Kit seharga 3.999 yuan atau Rp10,5 jutaan, yang menambahkan dua baterai ekstra, wadah baterai multifungsi, adaptor quick-release yang dapat disesuaikan, serta tongkat selfie “tak terlihat” (invisible selfie stick) DJI sepanjang 1,2 meter.
Kamera ini sendiri tergolong ringan dengan bobot 183 gram. DJI menyatakan bahwa lensanya menggunakan lapisan optik super-keras generasi kedua untuk meningkatkan ketahanan terhadap goresan dan keausan. Perusahaan juga merancang lensa agar dapat diganti, sehingga benturan yang tidak disengaja tidak mengharuskan penggantian seluruh unit kamera.
Paket DJI Osmo 360 II
Kamera panorama ini memiliki penyimpanan internal 105GB untuk hasil rekaman. Terkait daya tahan baterai, DJI menyebutkan bahwa baterai tahan suhu dingin yang disertakan mampu merekam video 8K/30fps secara terus-menerus hingga 100 menit. Perangkat ini dapat mengisi daya hingga 80% dalam waktu sekitar 22 menit, sementara modul baterai tambahan magnetis dua arah dapat menambah waktu penggunaan hingga 180 menit lagi.
Sensor yang dirancang untuk video 360 derajat
Fitur unggulan Osmo 360 II adalah sensor baru berbentuk persegi dengan high-dynamic-range (HDR). DJI menyatakan bahwa sensor ini dirancang khusus untuk kamera panorama dan memanfaatkan area sensor secara lebih efektif dibandingkan sensor konvensional berukuran 1 inci. Menurut perusahaan tersebut, pemanfaatan sensor telah ditingkatkan sebesar 25% sembari tetap mempertahankan bidang pandang luas yang diperlukan untuk rekaman 360 derajat.
Sensor ini menggunakan piksel besar gabungan (fused large pixels) berukuran 2,4 mikron dan bekerja sama dengan perangkat keras pemrosesan gambar kamera untuk merekam video panorama 8K/60fps secara native.
Desain DJI Osmo 360 II
Osmo 360 II juga memiliki rentang dinamis (dynamic range) 14,5 stop; DJI mengklaim angka ini dua kali lipat dari toleransi kecerahan generasi sebelumnya. Kamera depan dan belakang juga dapat mengatur pencahayaan secara independen.
Performa dalam kondisi minim cahaya turut ditingkatkan melalui bukaan lensa f/1.9 dan sistem pengurangan noise AI Super Night Scene 2.0 milik DJI. Kamera ini tidak terbatas pada video 8K standar saja. Perangkat ini mampu mengambil foto panorama HDR 120 megapiksel, time-lapse panorama 16K, dan rekaman time-freeze 8K/120fps. Perangkat ini juga dapat merekam video 10-bit serta format D-Log M.
Dirancang untuk sepeda motor, ski, dan menyelam
DJI memosisikan Osmo 360 II sebagai lebih dari sekadar kamera perjalanan. Perusahaan merancangnya untuk penggunaan tanpa perlu memegang kamera (hands-free), hal yang sangat masuk akal bagi kamera 360 derajat yang sering digunakan untuk mengabadikan aksi dari sudut-sudut unik.
Aksesori DJI Osmo 360 II
Pengendara sepeda motor dapat memasang kamera pada kendaraan mereka menggunakan aksesori khusus dan mulai merekam melalui gestur atau perintah suara. Untuk aktivitas ski, kamera ini mampu merekam video slow-motion panoramik 8K dan super slow-motion hingga 64x. DJI menyatakan bahwa pengguna dapat memulai perekaman dengan memutar tongkat swafoto (selfie stick) atau menggunakan gestur, dan kontrolnya tetap dapat digunakan meskipun pengguna mengenakan sarung tangan.
Kamera ini juga tahan air hingga kedalaman 10 meter tanpa pelindung tambahan. Dengan menambahkan case tahan air “invisible” (tak terlihat dalam rekaman) dari DJI, ketahanan kedalamannya meningkat menjadi 50 meter, memungkinkan pengambilan gambar 360 derajat di bawah air tanpa adanya case besar yang mengganggu tampilan visual.
AI menjaga subjek tetap dalam bingkai
Salah satu fitur perangkat lunak yang menarik adalah pelacakan subjek berbasis AI. Osmo 360 II mampu mengenali subjek dan menjaganya tetap berada di tengah saat kamera berputar atau mengubah orientasi.
Kamera ini juga mendukung pembuatan gambar sekali klik berbasis AI, serta koneksi NFC sekali sentuh untuk pengaturan yang lebih cepat. Bagi kreator yang mengutamakan kualitas audio, Osmo 360 II dapat terhubung langsung ke pemancar mikrofon DJI yang kompatibel—termasuk DJI Mic 3 dan DJI Mic Mini 2—melalui fitur OsmoAudio.
Pengambilan gambar dengan DJI Osmo 360 II
Osmo 360 II menggunakan sistem quick-release magnetik dua arah dengan dudukan berulir 1/4 inci. Hal ini memungkinkannya digunakan bersama aksesori Osmo DJI maupun dudukan kamera konvensional lainnya.
Baterainya juga kompatibel dengan seri Osmo Action, jadi jika Anda memiliki kamera aksi DJI, Anda bisa saling menggunakan aksesori dan baterainya. (nano)
Tinggalkan Komentar