DJI Meluncurkan Drone Neo 2 dengan Sensor 12MP, Video 4K 100fps, dan Pelacakan Canggih

Drone DJI Neo 2. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – DJI telah merilis Neo 2, drone ringkas seberat 151 gram yang dirancang untuk pengguna yang menginginkan sesuatu yang mudah dibawa dan dikendalikan. Drone ini merupakan drone paling ringan dari DJI dengan sensor halangan omnidirectional dan dilengkapi kontrol gestur baru, ActiveTrack yang ditingkatkan, dan mode SelfieShot yang ditujukan untuk pengambilan gambar cepat sehari-hari.

Dikutip dari Gizmochina, Rabu (19/11/2025), sebuah layar kecil terletak di samping kamera untuk menampilkan mode pengambilan gambar saat ini. Drone dapat lepas landas langsung dari telapak tangan pengguna dengan mengarahkannya ke arah mereka sendiri dan menekan tombol lepas landas. Setelah penerbangan selesai, fitur Return to Palm memandu drone kembali ke tangan pengguna sehingga dapat mendarat dengan aman tanpa banyak usaha.

Kontrol Gestur adalah salah satu tambahan utama. Mengangkat satu telapak tangan memungkinkan pengguna menggerakkan drone ke kiri, kanan, atau menyesuaikan ketinggian. Menggunakan kedua telapak tangan akan membuatnya bergerak lebih dekat atau lebih jauh, tergantung pada bagaimana tangan bergerak.

Sudut kamera juga dapat disesuaikan tanpa remote. Neo 2 mendengarkan perintah suara melalui ponsel pintar atau headphone Bluetooth, dan bagi mereka yang menginginkan jangkauan yang lebih jauh dapat menghubungkannya ke pengontrol DJI RC N3 untuk transmisi video hingga 10 km.

Drone ini juga dapat digunakan dengan pengontrol gerak dan kacamata DJI untuk pengaturan FPV. Drone ini menggunakan sensor CMOS 12 MP 1/2 inci dengan aperture f/2.2 dan gimbal 2 sumbu baru yang membantu menjaga kestabilan rekaman. Drone ini dapat merekam video 4K hingga 100 fps untuk gerakan lambat dan dapat merekam klip vertikal 2,7K.

Dengan ActiveTrack dan SelfieShot, drone ini dapat membingkai subjek sendiri dan dengan cepat beralih antara pengambilan gambar pinggang ke atas, seluruh tubuh, dan jarak jauh. Di ruang terbuka, drone ini dapat melacak dengan kecepatan hingga 12 m per detik dan mengikuti gerakan ke delapan arah, termasuk diagonal.

Dolly Zoom, QuickShots, dan MasterShots kembali hadir dengan preset seperti Dronie, Circle, Rocket, Spotlight, Helix, dan Boomerang untuk video sederhana yang ramah sosial.

Untuk pemula, Neo 2 dilengkapi dengan penglihatan monokuler omnidirectional, LiDAR depan, dan sensor inframerah bawah untuk mendeteksi rintangan. Pelindung baling-baling internal menambah perlindungan ekstra. Kemampuan melayang dan pemosisian juga telah ditingkatkan untuk terbang di dalam ruangan atau di dekat bangunan dan air.

Drone ini menawarkan ketahanan angin level 5, waktu terbang hingga 19 menit, dan penyimpanan internal 49 GB. Rekaman dapat dipindahkan ke aplikasi DJI Fly melalui Wi-Fi dengan kecepatan hingga 80 MB per detik.

Harga
Neo 2 mulai dari 239 euro atau Rp4,6 jutaan. Fly More Combo (khusus drone) seharga 329 euro atau Rp6,3 jutaan, Fly More Combo lengkap seharga 399 euro atau Rp7,7 jutaan, dan Motion Fly More Combo seharga 579 euro atau Rp11,2 jutaan. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar