Sukoharjonews.com – DJI telah mengumumkan peluncuran FlyCart 100 di pasar Tiongkok, drone kargo andalan baru yang dapat mengangkat beban berat dan dibuat untuk logistik industri dan misi penting. FC100 dirancang untuk membawa muatan hingga 80 kilogram dan beroperasi di lingkungan berisiko tinggi yang jauh melampaui penggunaan drone konsumen tradisional.
Spesifikasi DJI FlyCart 100
Dikutip dari Gizmochina, Senin (7/7/2025), FC100 mendukung berat lepas landas maksimum 149,9 kg dan dapat terbang hingga 6 kilometer dengan satu baterai saat terisi penuh. Dalam mode baterai ganda, ia dapat membawa hingga 65 kg dan mencapai jarak hingga 12 kilometer. Saat diterbangkan tanpa muatan, ia dapat menempuh jarak sejauh 26 kilometer.
Untuk memenuhi tuntutan operasi angkat berat, DJI telah membangun drone dengan baling-baling serat karbon 62 inci, ESC 420A, dan sistem rotor ganda koaksial yang mengoptimalkan efisiensi daya dorong. Drone ini memiliki peringkat IP55, yang memungkinkan pengoperasian dalam debu, hujan ringan, dan kecepatan angin hingga 12 meter per detik. Drone ini dapat terbang dalam suhu mulai dari -20°C hingga 40°C dan mencapai ketinggian hingga 6000 meter.
DJI FC100 menggunakan baterai DB2160, yang memiliki kapasitas 41Ah dan mendukung pertukaran panas termal. Baterai ini memungkinkan pengisian daya sangat cepat, mencapai kapasitas penuh hanya dalam sembilan menit saat dipasangkan dengan pengisi daya dinding opsional DJI 12.000W atau pengisi daya mobil 15.000W. Untuk operasi jarak jauh, DJI juga menyediakan sistem inverter daya tinggi untuk pengisian daya lapangan yang efisien.
FC100 dilengkapi sistem suspensi udara canggih untuk pengiriman kargo yang stabil. Mendukung penyeimbangan beban otomatis, deteksi berat secara real-time, dan pengait kargo bermotor untuk penguncian yang aman dan pelepasan cepat. Berfungsi dengan konfigurasi winch baterai tunggal dan ganda.
Drone ini dilengkapi sistem parasut internal yang mampu terbang bahkan saat muatan penuh, mengurangi kecepatan turun hingga 6 meter per detik dalam keadaan darurat. Untuk navigasi dan menghindari rintangan, ia menggunakan sistem LiDAR presisi tinggi yang menangkap 300.000 titik per detik, radar gelombang milimeter yang dirancang untuk lingkungan dengan visibilitas rendah, dan array penglihatan mata ikan lima arah untuk meningkatkan kewaspadaan situasional selama penerbangan.
DJI memasangkan FC100 dengan kontroler RC Plus 2 yang baru. Unit ini dilengkapi layar 7 inci 1400-nit, perlindungan IP54, dan mendukung mode operator ganda menggunakan protokol transmisi O4 DJI. Ia juga terintegrasi dengan perangkat lunak Delivery Cloud DJI untuk perencanaan misi, dukungan titik arah AR, dan koordinasi armada.
Harga dan Ketersediaan
FC100 hadir dalam empat konfigurasi. Versi standar dengan pengisi daya biasa dibanderol dengan harga 89.999 yuan atau Rp203,2 jutaan, sedangkan varian yang sama dengan stasiun pengisian daya berdaya tinggi dibanderol dengan harga 92.999 yuan atau Rp209,9 jutaan.
Konfigurasi unggulan dimulai pada harga 116.999 yuan atau Rp264,1 jutaan dengan pengisi daya standar, dan paket teratas dengan stasiun pengisian daya dibanderol dengan harga 119.999 yuan atau Rp270,9 jutaan. (nano)
Tinggalkan Komentar