
Sukoharjonews.com – Konten hoaks politik terkait Pemilu 2024 semakin marak. Kali ini, sebuah video beredar di media sosial Facebook. Dalam video tersebut mencatut nama Menko Polhukam, Mahfud MD. Narasi dalam video mengeklaim Madfud MD dipaksa dan dibayar Rp800 miliar untuk jadi cawapres Prabowo. Benarkah?
Dilansir dari laman Kemenkominfo, Kamis (26/10/2023), berikut ini faktanya:
Penjelasan :
Beredar sebuah unggahan video pada media sosial Facebook yang mencatut nama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Unggahan tersebut disertai dengan klaim narasi Mahfud MD mengaku dipaksa dan dibayar Rp800 miliar untuk jadi calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto.
Dikutip dari artikel beritakompas.com, isi video dengan narasi video tidak sesuai. Narator dalam video tersebut hanya membacakan artikel dari laman cnnindonesia.com yang diunggah pada tanggal 21 Oktober 2023 dengan judul “Mahfud Merasa dari Awal Di-endorse Jokowi Diam-diam untuk Pilpres”.
Thumbnail pada video tersebut juga identik dengan foto pada artikel berita kompas.com yang diunggah pada 2 November 2022 dengan judul “Jokowi Mendadak Tak Hadir Langsung di Forum R20, Mahfud MD Ungkap Alasannya”.
KATEGORI: DISINFORMASI
Link counter:
– https://www.kompas.com/cekfakta/read/2023/10/24/155142282/hoaks-mahfud-mengaku-dipaksa-dan-dibayar-rp-800-miliar-untuk-jadi?page=all#page2
– https://www.kompas.tv/nasional/344204/jokowi-mendadak-tak-hadir-langsung-di-forum-r20-mahfud-md-ungkap-alasannya?_ga=2.77157077.1935877508.1698189824-906622727.1688661229
– https://www.cnnindonesia.com/nasional/20231021043511-617-1014101/mahfud-merasa-dari-awal-di-endorse-jokowi-diam-diam-untuk-pilpres/amp. (*)



Facebook Comments