Sukoharjonws.com – Polsek Kartasura Sukoharjo menggelar Kompetisi E-Sport di Rumah Makam Mataram, Dukuh Wirodigdan, Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura. Kegiatan yang berlangsung selama empat jam ini diikuti 16 tim pelajar tingkat SMA/SMK se-Kecamatan Kartasura.
Ajang tersebut menjadi wadah penyaluran bakat generasi muda di bidang olahraga elektronik sekaligus bagian dari upaya preventif kepolisian dalam membina pelajar agar terhindar dari kegiatan negatif.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, Danramil Kartasura Kapten Inf Ismail, Kapolsek Kartasura AKP Tugiyo, Kasat Lantas Polres Sukoharjo AKP Doohan Octa Prasetya, para Kanit Polsek Kartasura, pengurus ESI Cabang Sukoharjo, serta para peserta E-Sport.
Dalam kesempatan itu, perwakilan ESI Cabang Sukoharjo, Restu Prananta, menyampaikan tata cara dan aturan dalam kompetisi. Sedangkan Kapolsek Kartasura AKP Tugiyo menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menginisiasi kegiatan positif tersebut.
“E-Sport bukan sekadar permainan, melainkan cabang olahraga berprestasi yang menuntut strategi, kerja sama tim, serta kecepatan berpikir,” ujarnya.
“Kami dari pihak kepolisian sangat mendukung wadah kreativitas seperti ini. Kompetisi ini merupakan langkah preventif yang sangat baik agar generasi muda menyalurkan energi dan bakatnya pada kegiatan produktif, bukan pada tindakan negatif seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, maupun balap liar,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan bermain secara fair play. Menurutnya, menang atau kalah merupakan hal biasa, namun sikap sportif dan kebersamaan menjadi nilai utama dalam kompetisi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan penutup pembukaan, sebelum memasuki pertandingan antar tim.
Dari hasil kompetisi, Juara 1 diraih Tim Prince Smadas, Juara 2 Tim Horizonn Smadas, dan Juara 3 Tim Necro Smadas. Ketiga tim tersebut berasal dari SMA Negeri 2 Sukoharjo.
Panitia menegaskan bahwa kompetisi dilaksanakan di luar jam sekolah sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (nano)
Tinggalkan Komentar