Didominasi Positif Isoman, BOR Rumah Sakit Turun

Jubir Satgas Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Kasus positif corona aktif di Sukoharjo masih 756 kasus berdasarkan update per 21 Agustus. Dari jumlah tersebut, kasus aktif didominasi oleh positif yang menjalani isolasi mandiri (isoman) dengan 573 kasus dan 145 lainnya rawat inap di rumah sakit dan 38 kasus isolasi terpusat. Kondisi tersebut membuat “bed occupancy ratio” (BOR) mengalami penurunan.


“Untuk BOR isolasi tinggal 50% dan untuk ICU masih tinggi sekitar 70%. Dalam beberapa waktu terakhir untuk BOR rumah sakit rujukan corona mengalami penurunan,” ungkap Jubir Satgas Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Minggu (22/8/2021).

Yunia menyampaikan, meski kenaikan kasus positif corona masih terjadi, penyebaran virus bisa dikatakan terkendali. Menurutnya, dari kacamata awam hal itu bisa dilihat dari berkurangnya aktivitas ambulans. Berkurangnya aktivitas mulai dalam dua minggu terakhir. Hal itu juga terpantau dari tim pemakaman prokes corona dimana dalam satu hari ada fase istirahat.

Sebelumnya, lanjut Yunia, kesibukan tim pemakaman sangat luar biasa. Saat ini tim pemakaman sudah dibantu oleh tim pemakaman di tingkat kecamatan atau desa. “Indikasi lain ya tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit, baik tempat tidur isolasi maupun ICU,” ujarnya.

Menurutnya, yang jadi perhatian Satgas adalah positif corona yang masuk rumah sakit dipastikan sudah dalam fase berat. Untuk itu, Satgas yang ada di lapangan mulai memperhatikan positif corona yang terdeteksi berat. Caranya mengaktifikan “si lacak” sehingga tim tracer harus lebih aktif. Juga, di Sukoharjo sudah dikembangkan “tele medicine” dengan bantuan dari IDI.

“Arahan Menko Marves Pak Luhut, apapun kasus positif yang ditemukan dirumah sebaiknya isolasi dilakukan secara terpusat. Harapannya akan lenih dapat dikontrol dan pasien dipisahkan dari keluarga yang sehat agar tidak tertular,” tambahnya.

Sesuai update terakhir, saat ini ada 38 kasus positif corona yang menjadali isolasi terpusat. Baik di Asrama Haji Donohudan (AHD) maupun di MerC UNS. Yunia menambahkan, saat ini secara umum kasus corona di Sukoharjo mulai landai. Meski begitu, masyarakat tetap diimbau untuk didiplin dalam menerapkan protokoll kesehatan (prokes. (erlano putra)

Erlano Putra:
Tinggalkan Komentar