Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Tambahan enam kasus positif corona per 20 Juni kemarin, beberapa diantaranya berasal dari desa/kelurahan baru. Kondisi tersebut secara akumulasi jumlah desa/kelurahan yang terpapar positif corona bertambah. Meski sudah banyak desa yang bersih dari positif, saat ini desa yang masih terdapat kasus positif corona berada sembilan kecamatan.
Berdasarkan data website www.corona.sukoharjokab.go.id, saat kasus positif corona masih 20 orang yang terdiri dari tujuh rawat inap rumah sakit, enam isolasi rumah sehat, dan tujuh isolasi mandiri. Sebaran 20 orang kasus positif tersebut masing-masing Kecamatan Grogol (Cemani dan Grogol), Kecamatan Kartasura (Makamhaji dan Kartasura), Kecamatan Mojolaban (Gadingan, Tegalmade, Bekonang).
Kemudian untuk Kecamatan Baki (Mancasan), Kecamatan Polokarto (Jatisobo), Kecamatan Nguter (Jangglengan), Kecamatan Sukoharjo (Sukoharjo, Combongan dan Joho). Untuk Kecamatan Bulu (Ngasinan), Kecamatan Weru (Karangmojo). Dari 12 kecamatan yang ada, hanya Kecamatan Tawangsari dan Gatak yang masih bebas dari kasus positif corona.
“Saat ini gugus tugas masih melacak kontak erat dari enam kasus positif baru yang muncul per 20 Juni kemarin,” ujar Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Minggu (21/6/2020).
Munculnya kasus baru tersebut membuat gugus tugas mengimbau masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Yunia menyadari masyarakat sudah bosan dengan corona, namun yang lebih penting adalah menjaga keselamatan dengan melakukan pencegahan. “Melakukan aktivitas dalam menghadapi new normal boleh saja, tapi jangan lupa pakai masker dan menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar