Dell Meluncurkan Monitor S2725DC 2K dengan 144Hz, USB-C 65W dan Kenyamanan Mata, Segini Harganya

Monitor Dell S2725DC. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Dell telah meluncurkan monitor S2725DC 27 inci untuk para desainer, profesional, dan pengguna komersial. Monitor ini memulai debutnya di Jepang awal bulan ini dan sekarang tersedia di China melalui JD.com dengan harga 1.699 yuan atau Rp3,9 jutaan.

Spesifikasi Dell S2725DC
Dikutip dari Gizmochina, Kamis (18/9/2025), S2725DC dilengkapi panel IPS 2560×1440 yang mendukung refresh rate 144Hz dan waktu respons GtG 4ms. Monitor ini menghasilkan kecerahan 350 nits dan rasio kontras 1500:1. Layarnya mencakup 99% gamut warna sRGB dan mendukung 16,7 juta warna untuk gradien yang lebih halus dan output yang lebih akurat.

Dell menyertakan perlindungan cahaya biru rendah tingkat perangkat keras ComfortView Plus, yang mengurangi cahaya biru berbahaya hingga 15% dibandingkan generasi sebelumnya. Monitor ini tersertifikasi standar Sharp Vision bintang empat dari TÜV Rheinland dan memenuhi persyaratan ComfortView Plus Level 2.

Dell melengkapi monitor ini dengan pengaturan port yang serbaguna. Bagian depan monitor dilengkapi hub USB pop-up yang mencakup satu port USB-C dengan output 15W dan satu port USB-A dengan Battery Charging 1.2.

Di bagian belakang, monitor ini menawarkan port upstream USB-C dengan daya hantar 65W, HDMI 2.1, DisplayPort 1.4, dua port USB-A 5Gbps, dan jack headphone 3,5mm. Monitor ini juga mendukung pengalihan KVM, yang memungkinkan Anda mengontrol dua perangkat yang terhubung dengan satu keyboard dan mouse.

Monitor ini dilengkapi dua speaker internal 3W dan mendukung pemasangan VESA 100x100mm. Dudukan yang dapat disesuaikan memungkinkan penyesuaian ketinggian 110 mm, kemiringan -5° hingga 21°, putaran ±30°, dan pivot ±90°. Dell juga menyediakan perangkat lunak Display Manager untuk mendukung kontrol multi-perangkat dan tata letak layar terpisah.

S2725DC memiliki bezel ramping dan bodi putih minimalis. Dell mengklaim menggunakan hingga 95% plastik daur ulang, 50% baja daur ulang, dan 20% kaca daur ulang. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar