Data BPBD, Banjir di Sukoharjo Landa 16 Desa di 6 Kecamatan

Banjir di Nusupan, Keamatan Grog, Sukoharjo.

Sukoharjonews.com – Banjir cukup besar melanda Sukoharjo sejak Senin (24/2) malam hingga Selasa (25/2025) pagi. Sesuai data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir melanda 16 desa di enam kecamatan.

Banjir yang melanda Sukoharjo tersebut menyebabkan 549 kepala keluarga (KK) terdampak dan harus mengungsi. Banjir yang terjadi karena hujan deras sejak Sebin siang hingga malam.

Sesuai data BPBD Sukoharjo, banjir melanda hujan enam kecamatan di Sukoharjo yang mencakup 16 desa.

Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo mengatakan, kondisi terkini di Kabupaten Sukoharjo sudah berangsur surut.

“Untuk banjir di Nguter sudah surut. Kemudian di Kecamatan Baki, Grogol, Mojolaban, Bendosari, Polokarto saat ini sudah mulai surut,” ujar Ariyanto, Selasa (25/2/2025).

Arianto menyebut warga yang sempat mengungsi, kini sudah mulai pulang ke rumah masing-masing.

“Kalau semalam itu ada beberapa pengungsian. Alhamdulillah ini juga sudah mulai pulang ke rumah masing-masing. Tapi masih ada beberapa titik yang masih ada pengungsi,” katanya.

Beberapa titik yang masih dipenuhi pengungsi terutama di Desa Kadokan Kecamatan Grogol, Desa Laban Kecamatan Mojolaban, serta Tegalmade dan Gadingan.

“Data yang masuk semalam pengungsi itu ada 2.089 orang pengungsi. Titik yang paling banyak pengungsian di daerah Mojolaban dengan total pengungsi sampai 1.052 orang di tiga Desa Gadingan, Laban dan Tegalmade,” ujarnya.

Ariyanto juga mengatakan, BPBD Sukoharjo sudah mempersiapkan dapur umum untuk warga yang terdampak banjir. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar