Tak Berkategori  

Dapat Meredakan Flu, ini Fakta Kesehatan Teh Mint

banner 468x60
Manfaat teh papermint.(Foto:Medical news today)

Sukoharjonews.com -Teh mint adalah teh tradisional yang dirayakan di banyak budaya. Dalam budaya Maroko, teh diseduh dengan daun mint dan teh hijau, serta gula, dan biasanya disajikan sepanjang hari.


Dilansir dari WebMD, Minggu (18/8/2024), di benua Amerika Utara, penduduk asli Amerika awal membuat teh dari daun mint liar untuk meredakan sakit perut.Peradaban kuno seperti Yunani dan Mesir menggunakan peppermint sebagai obat. Mengunyah daun pepermin adalah obat tradisional Persia untuk sakit gigi. Di India, campuran herbal yang mengandung peppermint mengobati gangguan pencernaan, batuk, pilek, dan penyakit lainnya.

Teh mint dapat dibuat menggunakan daun spearmint, peppermint, atau daun mint jeruk. Seharusnya tidak direndam lebih dari 10 menit, jika tidak maka akan terasa pahit. Anda bisa menyajikannya dingin atau panas.

Teh mint sendiri tidak mengandung kafein , tetapi beberapa teh campuran mint mungkin mengandung kafein dari bahan lain.

Mint, Pepermin, atau Spearmint?
Teh mint dapat mengandung daun peppermint dan spearmint, yang dapat dikombinasikan dalam proporsi berbeda-beda, bergantung pada preferensi pribadi Anda. Spearmint dan peppermint memiliki rasa yang sangat berbeda satu sama lain, dan keduanya menawarkan manfaat kesehatan.

Spearmint mengandung senyawa yang dikenal sebagai carvone, yang memberikan rasa lembut, manis dan sejuk. Carvone juga ditemukan dalam biji jintan dan adas. Peppermint, sebaliknya, mengandung mentol dan menton, memberikan rasa yang tajam dan pedas.


Ada beberapa bukti terbatas bahwa teh mint dapat membantu mengatasi beberapa gejala:

Perut dan pencernaan: Teh peppermint dapat meredakan sakit perut. Dan dalam beberapa kasus, terbukti meringankan gejala sindrom iritasi usus besar (IBS). Hal ini dilakukan dengan membuat otot-otot perut menjadi rileks dan meningkatkan aliran empedu, membantu makanan dicerna dan melewati perut lebih cepat. Namun pepermin juga bisa menyebabkan iritasi, jadi sebaiknya tidak digunakan jika Anda menderita penyakit refluks gastroesofageal, yang juga dikenal sebagai GERD .

Pilek dan flu: Beberapa orang melaporkan bahwa teh mint meredakan gejala pilek dan flu. Aroma dari peppermint sepertinya membantu membuka saluran hidung. Menthol memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang juga dapat membantu meringankan gejala-gejala ini.

Nutrisi
Daun mint mengandung vitamin C , antioksidan, antiinflamasi, serta vitamin dan mineral lainnya. Namun jumlah senyawa ini yang ditemukan dalam secangkir teh sangat sedikit, karena banyak dari senyawa tersebut dihilangkan saat daunnya diolah menjadi teh.


Kemungkinan Efek Samping
Mentol dalam peppermint dapat menyebabkan efek samping buruk dalam jumlah besar. Meskipun sulit mengonsumsi terlalu banyak mentol dengan meminum teh peppermint, namun tidak disarankan bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Sebelum menambahkan teh peppermint ke dalam makanan Anda, bicarakan dengan dokter Anda tentang pertimbangan berikut:

Maag
Peppermint dapat membantu pencernaan dan sakit perut, tetapi dapat memperburuk refluks asam. Jika Anda mengalami gangguan pencernaan akibat penyakit gastroesophageal reflux, atau GERD, sebaiknya hindari peppermint.

Interaksi Obat
Peppermint dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu. Obat ini tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan siklosporin, obat yang dikonsumsi oleh pasien transplantasi organ. Hal ini juga dapat mengurangi efek obat yang dimetabolisme di hati atau obat yang mengurangi asam lambung.(patrisia argi)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *