Tak Berkategori  

Dapat Mencegah Gangguan Pencernaan, Ini Sederet Manfaat Rosemary

banner 468x60
Manfaat rosemary. (Foto: garden design)

Sukoharjonews.com – Rosemary ( Rosmarinus officinalis ) banyak digunakan sebagai bumbu masakan, terutama pada masakan Mediterania. Ini juga digunakan untuk pewangi sabun dan kosmetik. Secara tradisional, rosemary telah digunakan sebagai obat untuk, meningkatkan daya ingat, meredakan nyeri otot dan kejang, merangsang pertumbuhan rambut, mendukung sistem peredaran darah dan saraf.


Dilansir dari mount sinai, Kamis (1/2/2024), hal ini juga diyakini dapat meningkatkan aliran menstruasi, memilih aborsi (menyebabkan keguguran), aliran meningkatkan urin, dan mengobati gangguan pencernaan. Hampir tidak ada satu pun kegunaan ini yang dipelajari secara ilmiah pada manusia. Namun, sebuah penelitian pada manusia menemukan bahwa asupan rosemary setiap hari dalam jangka panjang dapat mencegah trombosis.

Di laboratorium, rosemary telah terbukti memiliki sifat antioksidan. Antioksidan dapat menetralkan partikel berbahaya dalam tubuh yang disebut radikal bebas, yang merusak membran sel, merusak DNA, dan bahkan menyebabkan kematian sel. Di laboratorium juga, minyak rosemary tampaknya memiliki sifat antimikroba (membunuh beberapa bakteri dan jamur dalam reaksi tabung). Belum diketahui apakah rosemary mempunyai efek yang sama pada manusia.

Gangguan pencernaan
Daun rosemary digunakan di Eropa untuk gangguan pencernaan (dispepsia) dan disetujui oleh Komisi E Jerman, yang meneliti keamanan dan kemanjuran herbal.

Nyeri otot dan sendi
Dioleskan secara topikal (pada kulit), minyak rosemary terkadang digunakan untuk mengobati nyeri otot dan radang sendi serta meningkatkan sirkulasi. Hal ini disetujui oleh Komisi E Jerman untuk tujuan ini. Namun, tidak terdapat bukti ilmiah yang menunjukkan keberhasilannya.


Alopesia
Secara historis, rosemary telah digunakan untuk merangsang pertumbuhan rambut. Dalam sebuah penelitian terhadap 84 orang dengan alopecia areata (penyakit di mana rambut rontok, umumnya bercak), mereka yang memijat kulit kepala mereka dengan rosemary dan minyak esensial lainnya (termasuk lavender, thyme, dan cedarwood) setiap hari selama 7 bulan mengalami peningkatan yang signifikan . pertumbuhan kembali rambut dibandingkan dengan mereka yang memijat kulit kepala tanpa minyak esensial. Namun penelitian ini tidak dirancang dengan baik, dan tidak mungkin untuk mengatakan apakah rosemary menyebabkan pertumbuhan rambut.

Menetralkan patogen yang ditularkan melalui makanan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa rosemary menghambat patogen yang ditularkan melalui makanan seperti Listeria monocytogenes, B. cereus, dan S. aureus .

Meningkatkan daya ingat atau konsentrasi
Rosemary sering digunakan dalam aromaterapi untuk meningkatkan konsentrasi dan daya ingat, serta menghilangkan stres. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa rosemary, dikombinasikan dengan minyak wangi lainnya, dapat menurunkan kadar kortisol dan membantu mengurangi kecemasan. Studi lain menemukan bahwa penggunaan sachet minyak esensial lavender dan rosemary mengurangi stres saat ujian pada siswa menyegarkan.

Kanker
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rosemary dapat menghambat pertumbuhan tumor dengan mencegah replikasi sel kanker. Sebuah penelitian menemukan bahwa rosemary, baik sendiri maupun dikombinasikan dengan kurkumin, membantu mencegah kanker payudara. Studi kedua menemukan efek serupa rosemary pada sel kanker usus besar.(patrisia argi)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *