Sukoharjonews.com (Bulu) – Kondisi SDN Gentan 02 Bulu cukup memprihatinkan karena banyak ruangan yang mengalami kerusakan. Sebagai sekolah yang berada di pinggiran, saat ini SDN tersebut hanya memiliki 50 siswa, mulai kelas 1 hingga kelas 6. Terkait wacana digabung atau diregruping, hal tidak memungkinkan karena jarak dengan sekolah lain cukup jauh dan harus melintasi wilayah perbukitan.
“Jarak terdekat dengan SDN Gentan 03 sekitar 1,5 kilometer, tapi wilayahnya perbukitan dan sepertinya tidak memungkinkan untuk digabungkan dengan sekolah lain,” ujar Kepala SDN Gentan 02 Bulu, Sriyani, Jumat (7/2/2020).
Dikatakan Sriyani, sebelumnya SDN Gentan 03 yang merupakan SDN terdekat ada juga sudah digabung dengan SDN Gentan 01. Siswa SDN Gentan 02 sendiri berasal dari sembilan rukun tetangga (RT) yang ada di sekitar sekolah. Kalau digabung, ujar Sriyani, dengan kondisi geografis yang ada sangat tidak memungkinkan karena siswa harus menempuh jarak cukup jauh.
“Dengan kondisi seperti itulah kami berharap dinas melakukan perbaikan pada sekolah kami yang memang cukup terpencil,” ujarnya.
Disisi lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo, Darno mengakui jika kondisi sekolah di pinggiran seperti Kecamatan Bulu dan Weru cukup dilematis. Disatu sisi jumlah siswanya sangat minim, disisi lain jika digabung ke sekolah lain jaraknya cukup jauh. Menurutnya, untuk melakukan penggabungan SD harus melalui pertimbangan matang.
Darno mengaku pengecekan kondisi sekolah diperlukan untuk menentukan prioritas perbaikan tahun ini. Pasalnya, program perbaikan sekolah khususnya SD sudah ada perencanaan. Tahun ini, ada 19 SD yang akan diperbaiki sehingga perbaikan SDN Gentan 02 hanya bisa dilakukan dengan menggalihkan anggaran perbaikan sekolah lain. “Dicek dulu dan hasilnya sebagai dasar dinas untuk menentukan prioritas sekolah yang akan diperbaiki,” tambahnya. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar