Sukoharjonews.com – Apollo Go milik Baidu telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Otoritas Jalan dan Transportasi (RTA) Dubai untuk memperkenalkan layanan pemesanan kendaraan otonom di kota tersebut. Hal ini menandai langkah signifikan dalam ekspansi global Apollo Go, karena Dubai menjadi pasar internasional pertamanya di luar China daratan dan Hong Kong.
Dikutip dari Gizmochina, Senin (7/4/2025), kemitraan tersebut sejalan dengan visi Dubai untuk memajukan mobilitas cerdas dan mengintegrasikan teknologi otonom ke dalam jaringan transportasinya.
Fase awal proyek ini akan melibatkan 100 robotaxis Apollo Go RT6 yang akan ditempatkan di Dubai pada akhir tahun 2025. Kendaraan otonom ini dirancang untuk mobilitas tanpa pengemudi yang aman dan efisien, dilengkapi dengan sistem keandalan tinggi dan pengalaman pengguna yang intuitif.
Pada tahun 2028, armada akan bertambah hingga tidak kurang dari 1.000 kendaraan, yang mendukung tujuan Dubai untuk menjadikan 25% transportasinya otonom pada tahun 2030. Penerapan skala besar ini menggarisbawahi komitmen kota untuk memelopori teknologi self-driving.
Apollo Go memiliki rekam jejak yang terbukti dalam berkendara otonom, telah menyelesaikan lebih dari 150 juta kilometer berkendara aman dan menyediakan lebih dari 10 juta perjalanan. Robotaxi RT6 dirancang dengan fitur keselamatan canggih, yang memastikan perjalanan yang nyaman dan andal.
Dengan pengalaman dalam operasi skala besar di kota-kota seperti Wuhan, China, Apollo Go sangat siap untuk mengelola kompleksitas lingkungan perkotaan seperti Dubai. Perusahaan akan bekerja sama erat dengan otoritas Dubai untuk mengadaptasi teknologi tersebut dengan peraturan setempat dan kondisi jalan.
Dubai telah menjadi yang terdepan dalam mendukung inisiatif kendaraan otonom, menjadikannya lokasi yang ideal untuk ekspansi internasional Apollo Go. Infrastruktur cerdas kota dan komitmen terhadap inovasi menyediakan fondasi yang kuat untuk layanan mobilitas otonom. Pengujian akan dimulai di area pusat Dubai untuk memastikan teknologi beradaptasi dengan lancar terhadap pola lalu lintas lokal dan tantangan perkotaan.
Ambisi global Baidu untuk Apollo Go semakin diperkuat saat menerima lisensi uji kendaraan otonom pertama di Hong Kong pada November 2024. Pemilihan Dubai sebagai pasar pertama untuk pengerahan armada penuh menyoroti kepercayaan dan dukungan pemerintah UEA. Kemitraan ini mengikuti pertemuan CEO Baidu Robin Li dengan para pemimpin UEA di World Governments Summit pada Februari 2025, di mana dukungan kuat diungkapkan untuk visi Apollo Go tentang transportasi perkotaan yang berkelanjutan dan cerdas.
Apollo Go bertujuan untuk merevolusi mobilitas perkotaan dengan menyediakan solusi transportasi yang aman, efisien, dan cerdas. Saat kota-kota di seluruh dunia mengadopsi transportasi cerdas, ekspansi Baidu ke Dubai menandai tonggak penting dalam mewujudkan layanan taksi daring otonom dalam skala global. Kemitraan dengan RTA merupakan langkah besar menuju tercapainya masa depan yang lebih cerdas dan lebih terhubung untuk transportasi perkotaan. (nano)
Tinggalkan Komentar