Cek di Sini, Berikut Ini 4 Hikmah Bersuci dalam Islam

Ilustrasi.

Sukoharjonews.com – Islam sebagai agama yang lengkap tidak hanya memberikan pedoman dalam urusan ibadah, tetapi juga memberikan perhatian khusus terhadap kebersihan, baik secara fisik maupun spiritual. Salah satu aspek penting dalam menjaga kebersihan spiritual adalah dengan melakukan proses bersuci atau taharah. Nah berikut ini 4 hikmah bersuci dalam Islam.

Dilansir dari Bincang Syariah, Kamis (27/8/2026), bersuci dalam Islam bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga mencerminkan kebersihan hati dan kesempurnaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Terlebih ketika hendak shalat, dianjurkan untuk bersuci terlebih dahulu. Allah berfirman dalam Q.S al Maidah ayat 6;

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya; Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki. Jika kamu dalam keadaan junub, mandilah. Jika kamu sakit,) dalam perjalanan, kembali dari tempat buang air (kakus), atau menyentuh) perempuan, lalu tidak memperoleh air, bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menjadikan bagimu sedikit pun kesulitan, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu agar kamu bersyukur

Lebih dari itu, bersuci ialah kegiatan membersihkan diri yang dilakukan untuk mendapatkan keabsahan melakukan ibadah. Syariat Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan ummatnya untuk melakukan kegiatan bersuci dan membersihkan diri, karena setidaknya, ada empat hikmah yang didapatkan, yakni:

Pertama, Kebersihan merupakan sifat dasar dan kebutuhan manusia. Mengingat bahwa manusia secara perwatakan lebih menyukai hal-hal yang bersih dan menghindari hal-hal yang kotor. Allah berfirman;

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang menyucikan diri.

Kedua, menjaga kemuliaan seorang muslim. Karena jika seorang muslim tampil dalam keadaan bersih dan suci, maka manusia yang lain, -siapapun dia- akan segan terhadapnya, dan bersedia bercengkerama dengannya. Lain halnya jika seorang muslim tampil dalam keadaan yang kotor, maka siapakah yang akan bersedia berdekatan dengannya?

Ketiga, menjaga kesehatan. Bersuci (taharah) dalam Islam tidak hanya merupakan suatu kewajiban ritual, tetapi juga memiliki dampak positif terhadap kesehatan tubuh dan jiwa. Prinsip-prinsip kebersihan yang diajarkan dalam agama Islam tidak hanya bertujuan untuk menjaga ritual ibadah, tetapi juga sebagai upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Keempat, Sebagai bentuk penghormatan terhadap Allah Swt. Mengingat bahwa bersuci tersebut merupakan syarat sah melakukan ibadah. Selain itu, bersuci juga dapat meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah. Bagi orang lain, bersuci dapat mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kebersihan lingkungan.

Bersuci juga merupakan bentuk penghormatan terhadap Allah Swt. Allah Swt. memerintahkan hamba-Nya untuk bersuci sebelum beribadah. Hal ini menunjukkan bahwa Allah Swt. menyukai hamba-Nya yang bersih dan suci. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar