Cek di Sini, Berikut 5 Alasan Nintendo Switch 2 Layak Dibeli

Nintendo Switch 2. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Setelah vakum selama tujuh tahun, Nintendo resmi meluncurkan Nintendo Switch 2. Ini merupakan momen penting bagi perusahaan dan juga para penggemarnya. Switch versi orisinal merupakan salah satu konsol terlaris sepanjang sejarah, dengan lebih dari 142 juta unit terjual sejak debutnya di tahun 2017.

Dikutip dari Gizmochina, Rabu (30/7/2025), mereplikasi kesuksesan tersebut tidak akan mudah. Namun Nintendo tampak yakin dengan apa yang ditawarkannya melalui Switch 2. Model baru ini tetap mempertahankan konsep inti konsol hibrida—portabel saat Anda menginginkannya, terhubung ke TV saat Anda tidak menginginkannya—namun menghadirkan pembaruan penting dalam desain, performa, dan fungsionalitas.

Jika Anda bertanya-tanya apakah Switch 2 layak untuk ditingkatkan, berikut lima alasan mengapa Switch 2 patut Anda perhatikan.

1. Portabilitas yang Tepat (Lagi)
Switch orisinal mengukuhkan namanya sebagai konsol genggam sekaligus konsol rumahan. Switch 2 tidak mengubah formula tersebut; ia justru menyempurnakannya. Desainnya sedikit lebih besar, sekitar 25% lebih besar dari model generasi pertama, tetapi tetap bisa Anda masukkan ke dalam ransel. Konsol ini memamerkan layar 7,9 inci baru yang merupakan peningkatan signifikan dari 6,2 inci sebelumnya, dan ruang layar ekstra ini penting saat Anda bermain game di mana saja.

Baterai juga mendapat sedikit peningkatan dengan unit 5220 mAh, naik dari 4310 mAh pada model pertama. Lalu, ada pengontrol Joy-Con 2 yang baru. Pengontrol ini telah didesain ulang sepenuhnya untuk menghindari masalah drift stick yang terkenal.

Pengendali ini kini terpasang secara magnetis, alih-alih menggunakan kait mekanis, yang dapat mengurangi masalah daya tahan seiring waktu. Setiap kontroler tetap dilengkapi dengan teknologi canggih, giroskop, sensor gerak, HD rumble, dan tombol “C” baru di Joy-Con kanan yang menambahkan fungsi GameChat khusus, membuat komunikasi dalam game jauh lebih lancar.

2. Peningkatan Performa yang Nyata
Nintendo tidak berusaha mengalahkan PlayStation 5 atau Xbox Series X dalam hal tenaga kuda, tetapi Switch 2 tidak kalah. Di balik kapnya terdapat chip Tegra 239 kustom Nvidia, yang berjalan pada arsitektur Ampere dengan 2048 inti CUDA. Itu istilah teknis untuk “perangkat ini dapat menangani game modern dengan cukup baik.”

Dalam mode genggam, Anda akan mendapatkan daya pemrosesan sekitar 1,71 teraflop, hanya sedikit di bawah PlayStation 4 versi asli. Dalam mode dock, performanya melonjak menjadi 3,1 teraflop, yang membuatnya hampir menyamai Xbox Series S.

Berkat dukungan DLSS dan ray tracing Nvidia, game Switch 2 juga dapat terlihat jauh lebih tajam tanpa mengorbankan frame rate. Nintendo mengatakan Anda dapat mengharapkan resolusi 1080p pada 60fps dalam mode genggam dan 4K pada 60fps dalam mode dock. Ini merupakan lompatan besar dari resolusi 720p pada Switch OG.

3. Layar yang Lebih Baik dan Lebih Cerah
Salah satu perdebatan terbesar menjelang peluncuran adalah keputusan untuk melewatkan OLED dan tetap menggunakan panel LCD. Namun, ini bukan LCD biasa. Layar 7,9 inci mendukung HDR10, VRR (variable refresh rate), dan refresh rate 120Hz, sesuatu yang biasa Anda temukan di monitor gaming kelas atas, bukan konsol yang Anda bawa-bawa.

Meskipun OLED seharusnya menghasilkan warna hitam yang lebih pekat, kesan pertama menunjukkan layarnya masih terlihat cerah, tajam, dan cepat. Resolusi 1080p akhirnya memberi ruang bagi game portabel untuk bernapas, dan refresh rate yang lebih tinggi berarti lebih sedikit blur saat balapan, pertarungan, atau platformer dengan kecepatan tinggi.

Bagi pemain genggam, layar ini mungkin menjadi alasan utama untuk meningkatkannya.

4. Game Baru (dan Beberapa Teman Lama)
Jajaran game Nintendo yang baru diluncurkan tidak banyak, tetapi mereka menampilkan beberapa judul game utama di bagian depan. Mario Kart World adalah rilis unggulannya. Game ini menghadirkan format pertarungan peta terbuka baru dan dukungan 120fps, dengan balapan eliminasi 24 pemain yang mengguncang formula tradisional.

Tur Selamat Datang Switch 2, demo teknologi seharga $10 yang disamarkan sebagai koleksi mini-game, memamerkan kemampuan konsol ini. Dan Donkey Kong Bananza, yang akan dirilis pada bulan Juli, akhirnya memberikan DK pengalaman dunia terbuka yang telah lama ia idamkan.

Ada juga Metroid Prime baru, spin-off Zelda (Hyrule Warriors: Age of Imprisonment), dan game basket kursi roda yang aneh namun menarik bernama Drag x Drive yang akan hadir musim panas ini. Dan ya, akan ada lebih banyak game yang akan dirilis, termasuk Kirby Air Riders pada tahun 2025.

Lebih baik lagi, konsol ini sebagian besar kompatibel dengan versi sebelumnya. Tidak semua game Switch lama akan berfungsi, terutama yang mengandalkan fitur Joy-Con lawas seperti kamera inframerah. Namun, kartrid fisik maupun unduhan digital dari perpustakaan lama Anda akan berfungsi, dan itu kabar baik jika Anda sudah menghabiskan ratusan dolar untuk bermain game selama bertahun-tahun.

5. Aksesori dan Fitur yang Masuk Akal
Nintendo jarang berhemat pada aksesori, dan Switch 2 diluncurkan dengan ekosistem yang lengkap. Dari casing pelindung hingga dok pengisi daya baru, tidak ada kekurangan perlengkapan untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dok baru ini bahkan dilengkapi dengan pendinginan aktif, yang akan membantu selama sesi permainan 4K yang intens.

Pro Controller yang diperbarui tampak seperti pilihan yang solid bagi mereka yang lebih menyukai input yang lebih tradisional saat terpasang di dok, dan dukungan streaming sudah tersedia. Ingin memamerkan permainan Anda di Twitch atau mengobrol di tengah permainan dengan teman? Tersedia kamera, headset yang kompatibel, dan dukungan bawaan untuk semuanya.

Dan satu sentuhan kecil namun cerdas. Joy-Con yang tepat sekarang dapat berfungsi seperti tetikus komputer. Ini bukan fitur yang akan digunakan semua orang, tetapi ini mengisyaratkan ambisi Nintendo yang lebih luas untuk produktivitas dan permainan hibrida. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar