Sukoharjonews.com – Gangguan tiroid sedang meningkat di kalangan orang-orang dari semua kelompok usia. Untungnya, pola makan sehat, termasuk buah-buahan ini, dapat membantu Anda mengelola kondisi ini dengan lebih baik.
Jika Anda berjuang melawan tiroid, kami dapat sepenuhnya memahaminya. Hal ini karena kondisi ini bisa sulit dikelola, mengingat hal ini terkait dengan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh. Namun, keseimbangan adalah kunci dalam fungsi kelenjar tiroid.
Dikutip dari Healthshots, Rabu (22/10/2025), tiroid adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak di leher Anda di sisi depan bawah. Jika terdapat gangguan tiroid, hal itu bisa disebabkan oleh fungsi kelenjar yang terlalu aktif atau kurang aktif, sehingga mengakibatkan pelepasan hormon tiroid yang tidak normal.
Dr. Ritika Samaddar, kepala regional, departemen nutrisi klinis dan dietetika, Max Hospitals, Saket, mengatakan, “Hipotiroidisme adalah kondisi di mana kelenjar tiroid Anda tidak memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang cukup, yang menyebabkan kelelahan, penambahan berat badan, penipisan rambut, detak jantung lambat, dan depresi. Hipotiroidisme dapat menyebabkan metabolisme tubuh melambat. Dengan BMR yang rendah, seseorang cenderung mudah mengalami kenaikan berat badan, oleh karena itu perlu memantau pola makan mereka yang memiliki masalah tiroid.”
Ya, Anda tidak salah baca! Memantau pola makan Anda jika Anda menderita tiroid sangatlah penting, karena dapat membantu Anda mengelola berbagai komplikasi yang terkait dengannya. Pernahkah Anda berpikir untuk memasukkan buah-buahan ke dalam pola makan Anda untuk menjaga tiroid Anda?
Kebanyakan orang tidak terlalu mempertimbangkan untuk memasukkan buah-buahan ke dalam pola makan mereka, karena dianggap tinggi gula. Namun, setiap buah juga memiliki manfaatnya masing-masing. Anda hanya perlu sedikit lebih berhati-hati dengan jumlah yang Anda makan! Dan ingatlah bahwa moderasi adalah kunci untuk mengatur pola makan dan kesehatan Anda.
Tanpa basa-basi lagi, mari kita lihat buah apa saja yang bisa Anda tambahkan ke dalam diet tiroid Anda.
1. Buah Beri
Sama seperti kelenjar dan organ lain di tubuh Anda, tiroid Anda membutuhkan antioksidan. Antioksidan sangat baik untuk menjaga fungsi tiroid Anda tetap lancar. Coba tebak? Buah beri merupakan sumber antioksidan yang kaya. Jadi, silakan tambahkan buah-buahan segar seperti blueberry, stroberi, dan cranberry ke dalam diet Anda. Antioksidan juga bermanfaat karena melindungi dari radikal bebas yang dapat meningkatkan risiko hipotiroidisme, kelelahan, dan penambahan berat badan.
2. Apel
Apel adalah salah satu buah paling populer di seluruh dunia. Apel memiliki beberapa manfaat kesehatan, dan mengandung vitamin, mineral, serta polinutrien. Apel dapat melindungi kelenjar tiroid Anda dari kerusakan akibat radikal bebas. Tidak hanya itu, apel juga dapat menurunkan kolesterol, memberikan perlindungan terhadap diabetes, mencegah obesitas dan penyakit jantung, serta mungkin bermanfaat bagi kesehatan tulang.
3. Alpukat
Buah lain yang bermanfaat adalah alpukat. Buah ini kaya akan manfaat kesehatan, dan bermanfaat bagi kesehatan tiroid. Hal ini karena kedelai mengandung berbagai nutrisi seperti vitamin K, folat, vitamin C, kalium, vitamin B5, vitamin B6, dan vitamin E.
Anda juga harus menghindari makanan tertentu untuk membantu Anda mengelola kondisi ini dengan lebih baik.
Berikut adalah makanan yang harus dihindari jika Anda menderita tiroid.
Dr. Samaddar mengatakan makanan tertentu berinteraksi dengan obat tiroid. Oleh karena itu, makanan ini perlu dibatasi. Makanan-makanan ini meliputi:
1. Kedelai dan produk olahannya. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Thyroid menemukan bahwa konsumsi kedelai dapat mengganggu penyerapan obat tiroid.
2. Sayuran eperti kubis, kembang kol, kangkung, dll., makanan berlemak atau gorengan juga membatasi penyerapan obat.
3. Kopi perlu dibatasi, terutama di pagi hari, jika seseorang menderita tiroid.
4. Hindari makanan dengan gula berlebih, karena mengandung banyak kalori tanpa nutrisi, yang dapat menambah berat badan.
5. Hindari juga makanan olahan seperti camilan, biskuit, dan makanan beku yang umumnya tinggi natrium.
6. Hindari produk susu seperti susu, keju, paneer, dadih, dan mentega, karena dapat mengubah keseimbangan hormon dalam tubuh Anda.
Penutup
Mengonsumsi makanan sehat dan seimbang dengan gaya hidup aktif sangatlah penting. Ingatlah untuk berolahraga secara cukup, mengurangi stres, dan tidur yang cukup. Semua ini akan membantu mengelola kondisi tiroid dengan lebih baik. (nano)
Tinggalkan Komentar