Sukoharjonews.com – Casio telah merilis tiga jam tangan skeleton biru baru di pasar Jepang. Jajaran produk ini, yang meliputi G-Shock Frogman, CasiOak, dan Baby-G, merupakan bagian dari kemitraan berkelanjutan perusahaan dengan kelompok lingkungan ICERC Jepang. Peluncuran khusus ini bertepatan dengan ulang tahun ke-35 organisasi tersebut pada tahun 2026.
Dilansir dari Gizmochina, Selasa (9/6/2026), pembaruan perangkat keras utama di ketiga model tersebut adalah perubahan material. Casio telah secara bertahap mengintegrasikan plastik biomassa ke dalam proses manufakturnya, dan jam tangan baru ini menggunakan sumber daya organik terbarukan untuk komponen resin utama pada bezel dan tali jamnya.
Secara estetika, jam tangan ini memiliki lapisan gradien biru transparan yang dimaksudkan untuk menyerupai air laut, dan semuanya dikirim dalam kemasan yang terbuat dari bahan daur ulang.
Berikut adalah tampilan model spesifik dan fitur perangkat kerasnya.
G-Shock GA-B2100KB-2A
Berdasarkan seri 2100 segi delapan yang sudah dikenal, ini adalah jam tangan paling terhubung di antara kelompok ini. Fitur Bluetooth memungkinkan sinkronisasi dengan aplikasi smartphone Casio Watches, yang menangani penyesuaian waktu otomatis, pengaturan waktu dunia, dan alat pencari telepon. Jam tangan ini menggunakan sistem pengisian daya Tough Solar Casio, yang memberikan daya tahan baterai sekitar tujuh bulan dengan sekali pengisian daya dalam penggunaan standar. Jarum indikator kecil berbentuk paus terletak di subdial pukul 9. Harganya ¥29.150 atau Rp3,2 jutaan.
G-Shock Frogman GW-8202K-2
Frogman adalah jam tangan selam Casio yang dirancang khusus, dan harganya sesuai dengan fungsinya, yaitu ¥85.800 atau Rp9,6 jutaan. Jam tangan ini memiliki casing belakang berbahan titanium dengan sekrup dan ketahanan air bersertifikasi ISO hingga 200 meter. Dari segi perangkat lunak, jam ini menyertakan mode menyelam khusus yang melacak waktu menyelam hingga 24 jam dan interval permukaan, serta menyimpan hingga 10 catatan penyelaman.
Jam ini juga menampilkan data fase bulan dan grafik pasang surut. Namun, jam ini tidak memiliki Bluetooth, melainkan mengandalkan akurasi kuarsa standar dan tenaga Tough Solar. Mengaktifkan lampu latar LED akan menampilkan siluet paus di LCD.
Baby-G BGD-5650K-2
Model terkecil dan paling terjangkau adalah Baby-G dengan harga ¥24.200 atau Rp2,7 jutaan. Berdasarkan desain standar seri 5600 berbentuk persegi, jam ini menyertakan penunjuk waktu yang dikontrol radio Multi Band 6. Fitur ini secara otomatis menyesuaikan waktu dengan menerima gelombang radio standar dari enam pemancar global. Seperti model lainnya, jam ini menggunakan tenaga surya. Saat lampu latar dinyalakan, siluet lumba-lumba berenang akan muncul di layar.
Ketiga model hasil kolaborasi ICERC Japan tersebut tersedia di Jepang mulai bulan Juni ini. (nano)
Tinggalkan Komentar