Sukoharjonews.com – Casio menghadirkan seri GMC2500 ke pasar AS. Setelah dirilis lebih dulu di Jepang, perusahaan ini telah mencantumkan lima jam tangan analog baru dalam lini G-Steel di situs web AS mereka, dengan penjualan yang diperkirakan akan segera dimulai. Harga mulai dari USD280 atau Rp5 jutaan.
Dilansir dari Gizmochina, Rabu (28/10/2026), Seri GMC2500 menggunakan bentuk casing oktagonal yang sangat digemari Casio dalam beberapa tahun terakhir, namun seri ini sepenuhnya meniadakan layar LCD digital. Sebagai gantinya, model-model ini hadir dengan tampilan yang murni analog.
Bagian dial menampilkan tata letak dua sub-dial (dua lingkaran kecil), yang mencakup sub-dial detik kecil dan penunjuk tanggal dengan fungsi mode. Terdapat pula jendela tanggal tiga sel yang dirancang agar selaras dengan warna dial, sehingga tampilan jam tetap terlihat bersih dan rapi.
Sama seperti seri GAC2500, jam tangan ini juga dilengkapi dengan struktur penahan magnet khas Casio untuk meningkatkan ketahanan jarum jam analog. Berbeda dengan jam tangan konvensional yang jarumnya terpasang kaku pada poros tengah, mekanisme ini menggunakan gaya magnet untuk menjaga posisi jarum menit agar tetap stabil.
Saat terjadi benturan atau getaran kuat, jarum penunjuk menit dapat bergeser sementara dari posisinya untuk meredam guncangan dan mengurangi risiko kerusakan. Jam tangan kemudian akan secara otomatis mengembalikan jarum tersebut ke posisi yang tepat dalam beberapa menit.
Untuk membantu menghemat daya baterai, jam tangan ini dilengkapi dengan fungsi mode tidur (sleep function) untuk jarum penunjuk detik. Anda dapat menghentikan jarum pada subdial kecil saat tidak diperlukan, yang membantu baterai standar CR1025 mencapai masa pakai sekitar dua tahun.
Kelima model ini dibedakan berdasarkan material dan sentuhan akhirnya. Model GMC2500-1A dan GMC2500-1A8 hadir dengan tali berbahan resin berbasis hayati (bio-based resin) dan dibanderol seharga USD280 atau Rp5 jutaan. Model GMC2500G-9A juga menggunakan tali resin, namun dilengkapi dengan bezel berlapis ion emas (gold ion-plated) dengan harga USD300 atau Rp5,4 jutaan. Jika Anda menginginkan tali logam, model GMC2500D-1A dan GMC2500D-1A2 hadir dengan tali baja tahan karat (stainless steel) dan dijual seharga USD350 atau Rp6,3 jutaan.
Karena perbedaan jenis tali, bobot jam tangan ini pun sangat bervariasi. Model dengan tali resin memiliki bobot yang sangat ringan, yaitu 68 gram, sementara versi dengan tali baja tahan karat memiliki bobot 138 gram. Selain itu, spesifikasi utamanya sama untuk semua model. Semuanya memiliki dimensi 46,7 x 43,8 x 12,9 mm dan dilengkapi dengan fitur standar G-Shock, seperti ketahanan air hingga 200 meter, ketahanan terhadap guncangan, lampu latar LED berwarna kuning (amber), serta fitur stopwatch dasar. (nano)
Tinggalkan Komentar