
Sukoharjonews.com – Casio telah memperkenalkan jam tangan bertema lokasi lain ke jajaran G-Shock yang terus berkembang. Kali ini sorotan tertuju pada Harbin, ibu kota provinsi Heilongjiang di China yang dingin, terkenal dengan musim dinginnya yang panjang dan festival es tahunan.
Dikutip dari Gizmochina, Jumat 923/1/2026), model baru ini secara resmi disebut Casio G-Shock GA-2100 Harbin City Edition (GA-2100AS-2APRH).
Pada intinya, ini masih GA-2100 yang sudah dikenal oleh penggemar G-Shock. Jam tangan ini mempertahankan casing segi delapan ramping yang membuat seri 2100 populer, bersama dengan konstruksi resin yang kokoh dan tata letak analog-digital hibrida.
Yang membedakan edisi Harbin adalah tema visual yang dibangun di sekitar es dan salju. Tali jamnya memiliki pola retakan es yang khas, terinspirasi oleh cara Sungai Songhua retak saat pertama kali membeku setiap musim dingin.
Tali jam juga bertuliskan “ICE CITY” di bagian bawah, sementara bagian belakang casing diukir dengan siluet Katedral St. Sophia yang bersejarah di kota tersebut. Kepala jam berwarna biru tua, dan dial di dalamnya bertema biru semi-transparan.
Tidak hanya jam tangannya, kotak kemasannya juga mendapat perlakuan khusus. Jam tangan ini hadir dalam kotak akrilik yang dirancang agar terlihat seperti balok es. Pembeli juga menerima pin kecil berbentuk kepingan salju “G” sebagai sentuhan koleksi tambahan.
Secara fungsional, tidak ada yang berubah dari GA-2100 biasa. Edisi Harbin mencakup tampilan analog/digital, waktu dunia, stopwatch, kalender otomatis, lampu LED ganda, dan lima alarm.
Juga Yang jelas, jam tangan ini dapat beroperasi selama sekitar tiga tahun dengan baterai standarnya. Jam tangan ini juga tahan air hingga 20 Bar, yang berarti dapat menahan tekanan air yang signifikan, setara dengan kedalaman sekitar 200 meter (660 kaki).
Casio berencana menjual GA-2100AS-2APRH di China seharga CNY 990 atau Rp2,4 jutaan. (nano)















Facebook Comments