Cari Tahu di Sini, Bisakah Minum Air Putih Membuat Kulit Tampak Bercahaya?

Manfaat minum air putih bagi kulit. (Foto: Adobe Stock)

Sukoharjonews.com – Minum air putih sering dianggap sebagai solusi jitu untuk mengatasi semua masalah kulit. Namun, benarkah demikian? Simak apa saja manfaat minum air putih bagi kulit.

Dilansir dari Healthshots, Selasa (3/11/2026), apakah Anda banyak minum air putih setiap hari? Minum air putih adalah cara yang sangat baik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, menjaga kesehatan, serta membuat kulit tampak cantik. Namun, apakah ini solusi terbaik untuk menangkal semua masalah kulit Anda? Meskipun ada banyak manfaat minum air putih bagi kulit, penting untuk dipahami bahwa air saja tidak cukup. Mari kita cari tahu apakah minum air putih benar-benar bermanfaat bagi kulit Anda.

Apa saja manfaat minum air putih bagi kulit?
Tubuh manusia terdiri dari 70 persen air, yang menjadikannya nutrisi atau komponen penting agar tubuh dapat berfungsi dengan baik. Karena kulit merupakan cerminan dari kondisi internal tubuh dan pikiran, memiliki tubuh yang sehat akan tecermin pada kulit Anda. Meski demikian, air tidak memberikan manfaat secara langsung pada kulit. Air berperan penting dalam menjalankan fungsi tubuh dan memastikan semua organ bekerja secara optimal. Banyak orang beranggapan bahwa dengan minum cukup air, kerutan, garis halus, atau tanda-tanda penuaan akan hilang—sayangnya, hal ini tidak akan terjadi.

Kulit kita terdiri dari tujuh lapisan, termasuk epidermis dan dermis. Lapisan-lapisan yang lebih dalam merupakan jaringan hidup yang membutuhkan air, hidrasi, dan pola makan seimbang. Sementara itu, lapisan paling atas terdiri dari sel-sel mati yang memerlukan pelembap serta perlindungan dari faktor lingkungan seperti polusi. Dalam rutinitas perawatan kulit, memberikan hidrasi (air) pada permukaan kulit lalu menguncinya dengan pelembap adalah langkah yang penting.

Berapa banyak air yang harus diminum agar kulit tampak bersih dan bercahaya?
Seseorang sebaiknya mengonsumsi setidaknya dua hingga tiga liter air setiap hari untuk kesehatan yang optimal. Dalam situasi tertentu, asupan air perlu ditingkatkan; misalnya, ibu menyusui membutuhkan empat hingga lima liter air. Selain itu, orang dewasa maupun anak-anak yang aktif berolahraga di luar ruangan memerlukan lebih banyak air agar tetap terhidrasi. Begitu pula bagi mereka yang tinggal di iklim panas dan lembap.

Namun, penting juga untuk memperhatikan asupan cairan yang mengandung elektrolit dalam kadar yang baik—seperti air jeruk nipis (nimbu pani) atau air kelapa—karena keduanya memiliki kadar elektrolit yang ideal. Hal ini sangat penting terutama di negara dengan iklim panas seperti India. Dalam kondisi-kondisi tersebut, air putih biasa mungkin tidak cukup dan terkadang justru dapat menyebabkan kulit mengalami dehidrasi.

Air panas, dingin, atau hangat—mana yang terbaik?
Suhu air sebenarnya tidak terlalu berpengaruh; anggapan bahwa suhu tertentu lebih baik daripada yang lain hanyalah mitos. Meski demikian, pilihan terbaik adalah mengonsumsi air pada suhu ruang. Air yang terlalu dingin dapat memicu infeksi saluran pernapasan, sementara air yang terlalu panas berisiko menyebabkan sariawan.

Selain itu, sebaiknya hindari menyimpan atau meminum air dari botol plastik. Anda bisa menggunakan wadah berbahan tembaga atau tanah liat untuk menyimpan air, lalu memindahkannya ke dalam wadah berbahan baja (stainless steel) atau kaca. Wadah tembaga maupun tanah liat dapat memberikan mineral penting ke dalam air, itulah sebabnya penggunaan wadah jenis ini sangat disarankan.

Apakah ada efek samping bagi kulit jika terlalu banyak minum air?
Fungsi ginjal adalah menangani kelebihan air di dalam tubuh. Saat kita minum lebih banyak air, ginjal akan memproduksi lebih banyak urine, sehingga kelebihan air tersebut dapat dikeluarkan dari tubuh.

Sebaliknya, jika seseorang kurang minum air, ia akan menunjukkan tanda-tanda dehidrasi. Akibat dehidrasi, kulit akan menjadi kering—yang bisa terlihat saat kulit di lengan bawah dicubit dan kembali ke posisi semula dengan lambat—atau bibir menjadi pecah-pecah. Ini merupakan pertanda bahwa seseorang perlu meningkatkan asupan airnya.

Selain air putih biasa, sayuran dan buah-buahan musiman juga mengandung kadar air yang baik. Menambahkan sayuran atau buah-buahan musiman seperti mentimun dan semangka ke dalam pola makan sehari-hari sangat dianjurkan, karena bahan-bahan tersebut menyediakan nutrisi penting bagi tubuh kita. Sebagai pedoman, 50 persen dari pola makan seseorang sebaiknya mencakup 2–3 jenis buah dan sayuran.

Apakah sekadar minum air putih bisa membuat kulit Anda bersih?
Tubuh kita memiliki mekanisme pertahanan alami melalui organ-organ seperti saluran pencernaan, saluran pernapasan, ginjal, dan kulit. Keempatnya berfungsi sebagai saluran pembuangan dalam tubuh kita dan memiliki mekanisme bawaan yang sangat kompleks untuk membuang racun secara mandiri.

Oleh karena itu, minum air putih saja tidak bisa menjadi satu-satunya solusi untuk membersihkan kulit. Hal yang jauh lebih penting adalah menjalani gaya hidup seimbang dan rutinitas yang sehat, yang mencakup pola makan bergizi, olahraga teratur, tidur tepat waktu, serta menghindari stres berlebihan. Semua faktor ini jauh lebih berarti daripada sekadar mengandalkan satu solusi tunggal. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar