Cara Menciptakan Budaya Kerja yang Positif: Tips untuk Para Pemimpin

Menciptakan budaya kerja yang positif.(Foto: starup)

Sukoharjonews.com – Lingkungan tempat kerja harus sedemikian rupa sehingga mendorong karyawan untuk6 bangun setiap pagi, bersemangat dengan energi positif dan bersemangat untuk memulai hari di tempat kerja. Budaya tempat kerja adalah cara para pemimpin organisasi melibatkan karyawan, sehingga mereka datang bekerja dengan gembira dan siap untuk menunjukkan yang terbaik. Cara para pemimpin berfungsi dan berperilaku adalah kekuatan pendorong di balik motivasi sehari-hari dan komitmen jangka panjang terhadap tujuan dan nilai-nilai bisnis. Para pemimpin organisasi mana pun membuka jalan menuju pertumbuhan sementara yang lain mengikuti visi mereka.

Dikutip dari Healthshots, pada Jumat (4/10/2024), berikut cara menciptakan budaya kerja yang positif:

1. Menganalisis praktik, kebijakan, dan kebutuhan karyawan saat ini
Untuk melangkah lebih jauh dalam bisnis apa pun, seseorang perlu menilai dengan jelas posisi mereka saat ini. Oleh karena itu, menilai praktik perusahaan saat ini merupakan langkah menuju terciptanya lingkungan kerja yang positif. Para pemimpin perlu mencari kekurangan dan cacat dalam gaya kerja, perilaku, nilai, tujuan, dan kebijakan kerja saat ini. Hanya jika para pemimpin dapat memahami kesenjangan tersebut, mereka akan dapat menjembataninya melalui kebijakan kerja yang baru dan lebih efektif.

2. Cobalah untuk memasukkan perubahan pada tingkat individu
Perubahan drastis dalam lingkungan perusahaan mana pun akan terjadi dengan melakukan perubahan dan pergeseran kecil. Ini berarti bahwa para pemimpin perlu bekerja pada tingkat individu dengan membawa perubahan dalam perilaku dan praktik karyawan. Ini dapat mencakup mengadakan lebih banyak rapat umpan balik, berfokus pada penciptaan keseimbangan kehidupan kerja, dan mengidentifikasi kesulitan yang dihadapi karyawan.

3. Berikan dukungan berkelanjutan
Para pemimpin harus mempromosikan model manajemen kinerja yang konsisten, di mana karyawan sering melakukan check-in dengan manajer. Dengan terus memberikan umpan balik dan dukungan secara langsung, karyawan akan merasa didukung dan akan mengetahui apakah mereka berada di jalur yang benar atau menyimpang dari tujuan pribadi dan perusahaan yang sebenarnya.

4. Dorong komunikasi yang lebih baik
Dalam bisnis yang memberdayakan, para manajer dan pemimpin harus mudah didekati sehingga para karyawan dapat dengan bebas menyuarakan pendapat mereka. Suasana yang nyaman seperti itu membuat para karyawan merasa bahwa mereka dapat mengutarakan pendapat mereka dalam lingkungan yang aman. Berbicara juga termasuk mengusulkan perubahan dalam praktik saat ini menjadi praktik yang lebih efisien yang dapat menguntungkan perusahaan dalam jangka panjang. Hal ini juga akan membantu membangun hubungan sosial yang lebih baik di antara para anggota tim dan para supervisor.

5. Akui pekerjaan yang baik
Merangkul dan memberi penghargaan kepada karyawan dengan umpan balik yang baik sangat penting untuk membangun budaya kerja yang memberdayakan dan menciptakan pengalaman kerja yang lebih baik. Ada beberapa cara untuk mendorong hal itu, mungkin dengan mengucapkan “terima kasih” atau membuat sistem penghargaan yang sesuai untuk beberapa tim.(cita septa)

Tinggalkan Komentar