Cara Membuat Matcha Bercitarasa Luar Biasa – Tidak Seperti Rumput Pahit

Matcha memiliki kandungan kafein lebih tinggi daripada teh biasa dan juga lebih sehat. (Foto: Pexels)

Sukoharjonews.com – Jika Anda pernah mencoba matcha dan merasa sedikit terlalu berumput atau pahit, Anda tidak sendirian. Kemungkinannya, matcha tidak dibuat dengan benar. Namun, jangan menyerah dulu. Jika diseduh dengan cara yang benar, matcha terasa lembut, bersahaja, dan sangat menenangkan.

Dikutip dari NDTV Food, Sabtu (21/6/2025), matcha hanyalah tren latte hijau yang layak diunggah di Instagram; sebenarnya, matcha adalah tradisi minum teh Jepang yang sudah ada selama berabad-abad dalam cangkir. Matcha juga sangat sehat. Jadi, bagaimana Anda membuat matcha terasa seperti suguhan alih-alih tugas? Singsingkan lengan baju Anda. Kami akan memandu Anda tentang cara membuat matcha dengan cara yang benar – tidak perlu upacara minum teh yang mewah. Rahasianya? Semuanya tergantung pada cara Anda menyeduhnya.

Apa itu Matcha? Apakah sama dengan Teh Hijau?
Matcha adalah bubuk halus yang terbuat dari daun teh hijau yang ditanam secara khusus. Tidak seperti teh hijau biasa, tanaman matcha ditanam di tempat teduh sebelum dipanen, yang meningkatkan kadar klorofil dan memberi matcha warna hijau cerah khasnya serta rasa yang kaya seperti rumput.

Yang membuat matcha unik adalah Anda tidak hanya menyeduh daunnya. Anda mengonsumsi seluruh daun yang digiling. Itulah sebabnya kualitas bubuk dan cara Anda menyiapkannya penting. Satu langkah yang salah, dan Anda bisa berakhir dengan meminum gumpalan rumput hijau yang pahit.

Apa yang Anda butuhkan untuk membuat matcha?

1. Pilih Bubuk Matcha yang tepat
Ada dua jenis utama matcha: kualitas seremonial dan kualitas kuliner.
– Matcha kualitas seremonial adalah kualitas tertinggi, yang secara tradisional digunakan dalam upacara minum teh Jepang. Matcha dibuat dari daun yang paling muda dan paling lembut, yang dipetik dengan hati-hati, dibuang batangnya, dan digiling dengan batu menjadi bubuk halus. Hasilnya adalah warna hijau cerah dengan rasa yang manis, lembut, dan halus alami. Matcha paling nikmat dinikmati begitu saja, cukup diaduk dengan air panas. Karena proses yang padat karya, matcha kelas seremonial cenderung lebih mahal.

– Matcha kelas kuliner, di sisi lain, dirancang untuk resep, seperti memanggang, membuat latte, dan membuat smoothie. Matcha ini dibuat dari daun yang sedikit lebih tua, sering kali termasuk batang dan urat daun. Ini menghasilkan warna yang lebih kusam, dari kuning kehijauan hingga zaitun, dan rasa yang lebih kuat dan sedikit pahit yang cocok dengan bahan lain seperti gula atau susu. Matcha ini juga lebih terjangkau, menjadikannya pilihan praktis untuk penggunaan sehari-hari.

2. Gunakan suhu air yang tepat
Suhu air membuat perbedaan besar dalam rasa. Air mendidih dapat membakar matcha dan membuatnya pahit, sementara air bersuhu ruangan membuatnya hambar dan tidak berasa. Titik manisnya adalah antara 70-80 derajat Celsius. Rebus air Anda, lalu diamkan selama satu atau dua menit sebelum menambahkannya ke matcha Anda.

3. Dapatkan peralatan yang tepat
Beberapa peralatan sederhana akan meningkatkan hasil matcha Anda:
– Pengocok bambu (chasen) untuk menciptakan busa khas dan meningkatkan rasa tanah.
– Pengayak jala halus untuk memecah gumpalan agar teksturnya halus.
– Mug atau mangkuk bermulut lebar untuk menyediakan ruang agar dapat dikocok dan diaerasi dengan benar.

Cara pembuatan Matcha: panduan langkah demi langkah:
Langkah 1: Ayak 1-2 sendok teh matcha ke dalam mangkuk Anda. Matcha lengket dan menggumpal. Jadi, pengayakan membantu mencegah terbentuknya gumpalan dalam minuman Anda.

Langkah 2: Tambahkan sekitar 2 sendok makan air panas dan aduk hingga menjadi pasta. Langkah ini membantu melarutkan bubuk secara merata.

Langkah 3: Dengan menggunakan pengocok bambu, kocok dengan kuat dalam gerakan zig-zag (seperti huruf M atau W). Ini menciptakan tekstur berbusa dan bergelembung yang mengeluarkan aroma dan rasa.

Langkah 4: Tambahkan 120-180 ml air panas dan aduk perlahan hingga tercampur. Jika membuat matcha latte, tambahkan susu kukus dan tambahkan madu atau sirup maple sebagai pemanis.

Selesai! Anda baru saja membuat secangkir matcha yang sempurna untuk diminum dan dinikmati.

Kiat profesional untuk menguasai matcha
1. Simpan dengan cerdas
Simpan matcha Anda dalam wadah kedap udara di lemari es. Cahaya, panas, dan oksigen adalah musuh terbesarnya.

2. Gunakan air yang disaring
Air ini penting untuk rasa yang lebih bersih dan segar.

3. Bereksperimen
Cobalah matcha dingin, matcha latte, atau bahkan matcha lemonade setelah Anda menguasai dasar-dasarnya.

Kesimpulan
Matcha adalah bagian dari seni, bagian dari sains, dan sangat kental dengan zen. Teruslah bereksperimen untuk menemukan ritual yang sesuai dengan selera Anda. Apakah Anda seorang puritan pagi atau pecinta latte, satu hal yang pasti – matcha yang baik layak mendapatkan momen yang menyenangkan. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar