
Sukoharjonews.com (Polokarto) – Bus pariwisata yang membawa rombongan karyawan Adieva Garment Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo terlibat kecelakaan maut di Bukit Bego, Jalan Mangunan yang merupakan perbatasan Dlingo-Imogiri, Kabupaten Bantul. Kecelakaan terjadi pukul 14.00 WIB dan dikabarkan belasan orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, bus pariwisata dengan nomor polisi (nopol) AD 1507 EH tersebut, karyawan pabrik garment tersebut berwisata dengan menggunakan dua bus dan satu bus mengalami kecelakaan di Bukit Bego. Rombongan tersebut habis berwisata dari Hutan Pinus di Mangunan, Bantul.
Bus pariwisata tersebut diduga mengalami rem blong saat jalanan menurun hingga akhirnya menabrak tebing dan terguling. Para korban yang sebagian merupakan warga Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke sejumlah rumah sakit. Antara lain RSUS Panembahan Sepopati (RSPS, RS PKU, RS Nur Hidayah.
Informasi berantai yang beredar melalui grup Whatsapp (WA), disebutkan terdapat 13 korban meninggal dunia (MD), empat korban luka berat, dan empat korban luka ringan. Saat ini kerabat para korban tengah berkumpul di pabrik untuk mencari informasi kecelakaan tersebut, termasuk data para korban.
Kepala Desa Mranggen, Darmadi membenarkan perihal warganya yang terlibat kecelakaan saat berpariwisata ke Bantul. Menurutnya, selain warga Desa Mranggen, karyawan Adieva Garment tersebut juga berasal dari luar Desa Mraggen.
Senada, Camat Polokarto, Heri Mulyadi juga membenarkan adanya kecelakaan tersebut. “Betul, rombongan karyawan pabrik konveksi di Desa Mranggen. Saat ini masih mencari informasi terkait para korbannya,” ujar Heri. (erlano putra)



Facebook Comments