Sukoharjonews.com – Hari Raya Idulfitri 1447 H tinggal beberapa hari lagi. Untuk itu, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) di Kabupaten Sukoharjo, Senin (16/3/2026). Sidak dilakukan di dua perusahaan.
Sidak dilakukan untuk memastikan perusahaan telah menunaikan kewajibannya dalam membayarkan THR kepada para karyawan sesuai aturan. Bupati melakukan sidak di PT Chutex International Indonesia dan dilanjutkan ke PT Citra Warna Abadi.
Bupati Etik Suryani mengatakan dari hasil pemantauan di lapangan, seluruh karyawan di kedua perusahaan tersebut telah menerima THR sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Saya ingin memastikan THR dibayarkan. Di PT Chutex International Indonesia dan PT Citra Warna Abadi alhamdulillah tidak ada karyawan yang belum menerima THR, semuanya sudah dibayarkan,” ujarnya.
Etik menambahkan, komunikasi antara manajemen perusahaan dan karyawan juga berjalan dengan baik. Bahkan, pihak perusahaan tetap memberikan THR kepada karyawan yang masa kerjanya belum genap satu tahun, dengan perhitungan sesuai aturan yang ditetapkan oleh Dinas Tenaga Kerja.
“Tadi saya juga menanyakan langsung kepada karyawan dan semuanya sudah menerima THR. Jadi tidak hanya karyawan tetap, tetapi yang baru bekerja 4, 5, hingga 6 bulan juga tetap menerima THR secara proporsional sesuai aturan dari Disnaker,” jelasnya.
Etik juga menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah mematuhi kewajiban tersebut. Ia berharap seluruh perusahaan di Kabupaten Sukoharjo dapat melakukan hal yang sama sehingga tidak menimbulkan persoalan menjelang hari raya.
“Saya juga sudah berkomunikasi dengan unsur tripartit dan serikat buruh, alhamdulillah di Sukoharjo sejauh ini tidak ada masalah terkait pembayaran THR,” ujar Etik.
Selain memastikan pembayaran THR, Bupati Etik juga mengapresiasi kebijakan perusahaan yang memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, hal tersebut menjadi contoh positif dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif.
“Tadi kami juga melihat ada karyawan tuna rungu yang bekerja di perusahaan ini. Artinya perusahaan tidak hanya menerima karyawan dengan kondisi fisik normal, tetapi juga memberikan kesempatan yang sama bagi penyandang disabilitas,” ungkapnya.
Di sisi lain, perusahaan tersebut juga masih membuka peluang kerja bagi masyarakat. Bupati menyebutkan kebutuhan tenaga kerja di perusahaan tersebut masih cukup besar.
“Perusahaan ini masih membutuhkan sekitar 2.000 lebih tenaga kerja. Jika masyarakat Sukoharjo ada yang belum memiliki pekerjaan, bisa langsung melamar ke Chutex. Lulusan SD, SMP, hingga SMA bisa mendaftar dan nanti akan mendapatkan pelatihan terlebih dahulu. Penyandang disabilitas juga dipersilakan melamar,” tambahnya. (nano)
Tinggalkan Komentar