Bupati Sukoharjo Pantau Penyaluran Beras CPP Penanganan Kerawanan Pangan, Sasar 3.700 Anak

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memantau penyaluran beras CPP penanganan kerawanan pangan di Pendopo Kecamatan Sukoharjo, Senin (29/9/2025).

Sukoharjonews.com – Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kembali salurkan di Kabupaten Sukoharjo. Kali ini beras CPP disalurkan untuk Program Penanganan Kerawanan Pangan dengan sasaran anak-anak yang rawan stunting.

Penyaluran bantuan ini mendapat perhatian Bupati Etik Suryani, Wakil Bupati, Eko Sapto Purnomo dan Forkopimda yang melakukan pantauan, Senin (29/9/2025). Pantauan di lakukan di Balai Desa Palur, Kecamatan Mojolaban dan di Pendopo Kecamatan Sukoharjo.

Dalam kesempatan itu, Bupati dan pejabat Forkopimda menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepada anak-anak penerima bantuan. Setiap anak menerima 10 kilogram beras.

Dalam kesempatan itu, Etik menyampaikan bantuan beras CPP Penanganan Kerawanan Pangan menyasar anak-anak. Bantuan bertujuan untuk mengatasi masalah kerawanan pangan dan gizi pada anak-anak.

“Saya harap dengan program ini dapat mengurangi tingkat stunting dan gizi buruk di Kabupaten Sukoharjo,” ujarnya.

Bupati mengatakan, khusus untuk Kecamatan Sukoharjo bantuan diberikan kepada 516 anak dan total untuk Kabupaten Sukoharjo 3.700 anak. Penyaluran sendiri serentak di 12 kecamatan.

Dalam kesempatan it Etik berpesan kepada orang tua agar rutin membawa anaknya ke Posyandu dan membawa kartu KMS. Menurutnya, kartu tersebut berfungsi untuk memantau tumbuh kembang anak.

Saat datang ke Posyandu, ujarnya, setiap anak juga akan mendapat PMT dengan harapan anak-anak bisa tumbuh kembang menjadi anak yang sehat dengan gizi terpenuhi.

“Ampun kesupen (jangan lupa), ajak anak-anak ke Posyandu nggih,” ujarnya.

Usai acara, Etik pun menyempatkan diri untuk bercengkerama dengan anak-anak dan juga orang tua yang tengah antre untuk mendapatkan beras. Tanpa canggung-cangung, Bupati juga langsung menggendong beberapa anak-anak tersebut. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar