Sukoharjonews.com (Bendosari) – Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya melantik Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Sukoharjo masa bakti 2019-2024. Pelantikan dilakukan di Pendopo Graha Satya Praja (GSP) Pemkab Sukoharjo, Rabu (27/3) malam. Usai pelantikan lantas digelar pagelaran wayang kulit lintas generasi dan disaksikan oleh Bupati beserta segenap pejabat yang hadir dalam pelantikan.
Pepadi Kabupaten Sukoharjo Periode 2019-2014 diketuai Ki Sukasdi dengan Sekretaris Ki Wahyu Danung Raharjo. Selain itu, kepengurusan juga dibentuk pelindung, dewan pakar, pengurus inti dan koordinator umum serta koordinator 12 wilayah Kecamatan. Dalam kesempatan itu, Bupati Wardoyo Wijaya berpesan kepada segenap pengurus Pepadi yang dikukuhkan, agar tulus dan iklas dalam menjalankan tugas-tugasnya.
“Selain itu, juga menyusun program-program yang bermanfaat demi menjaga dan melestarikan seni pedalangan serta wayang sebagai warisan budaya bangsa Indonesia,” pesannya.
Sedangkan perwakilan Pepadi Jateng Widodo Broto Sejati dalam kesempatan itu mengapresiasi telah terlantiknya pengurus Pepadi Sukoharjo. Menurutnya, Pepadi merupakan rumahnya para dalang sehingga harus dirawat, dijaga dan dikembangkan sebagai rumah budaya, agar bisa membawa nama baik Pemda. Hari Wayang Nasional telah ditetapkan tanggal 7 Nopember 2019, untuk mengenang nilai-nilai luhur yang ada didalamnya perlu kita jaga, rawat maka mustahil nilai nilai budaya akan runtuh,” ujarnya.
Usai pelantikan, dilakukan pula peluncuran Mars Pepadi Sukoharjo serta dilanjutkan penyerahan tokoh wayang oleh Bupati Sukoharjo kepada dalang Ni Woro Mustiko Siwi yang merupakan siswi SMAN I Kartasura dan dilanjutkan pertunjukan wayang kulit dengan lakon “Kunthi Dharmo”. Selain Ni Woro Mustiko, dalang lain yang tampil adalah Ki Alif Rizki Ramadhan dari sanggar Dhemes Polokarto, Ki Suhadi Mbendhol dari Weru, Ki Parwanto dari Weru dan Ki Bibit Santosa dari Baki dan Ki Puntono Setyo Asmoro dari Polokarto. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar