Sukoharjonews.com (Kartasura) – Pelaku bom bunuh diri di Pos Pantau Polisi di Tugu Kartasura masih hidup dan dirawat di rumah sakit. Pelaku sempat dirawat di Rs Dr Moewardi Solo sebelum akhirnya dibawa ke RS Bhayangkara Semarang. Disisi lain, rumah pelaku yang diketahui bernama Rofik Asharuddin (RA), di Dukuh Kranggan RT 01/02, Desa Wirogunan, Kartasura digeledah polisi. Pelaku sendiri dibawa ke Semarang dini hari tadi.
Sementara itu, penggeledahan rumah pelaku di Wirogunan masih berlangsung. Penggeledahan sendiri sudah berlangsung sejak dini hari dan belum selesai hingga pagi ini. Rumah pelaku tersebut dengan Pospol Kartasura hanya sekitar 1,4 kilometer. Penggeledahan dilakukan hati-hati karena diduga masih ada bahan-bahan peledak dirumah pelaku.
“Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan sejumlah benda seperti serbuk belerang, serbuk putih sedikit, arang, dan sebuah tempat mengaduk. Ada juga ditemukan kabel, saklar, baterai handphone serta sebuah alumunium sebesar jari tangan,” ujar Kepala Desa (Kades) Wirogunan, Marjono yang ikut menyaksikan penggedelahan tersebut.
Marjono juga mengatakan, rumah pelaku sudah dalam keadaan kosong karena keluarga pelaku dibawa petugas polisi untuk diminta keterangan. Saat ini, rumah pelaku masih disterilkan oleh petugas untuk keperluan penggeledahan tersebut. “Setahu saya tidak ada senjata dari rumah pelaku saat digeledah,” ujar Marjono lagi.
Terkait penggeledahan tersebut, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengaku jika sejumlah benda yang yang ditemkan petugas di rumah RA memiliki keterkaitan dengan barang yang ditemukan di Pospol Kartasura. Kapolda juga mengaku jika penggeledahan buruh waktu lebih lama karena situasi yang masih gelap saat dini hari. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar