Sukoharjonews.com – Bocoran terbaru dari informan terpercaya Digital Chat Station menunjukkan bahwa Vivo belum menyelesaikan perangkat keras kamera untuk Vivo X500 Ultra yang akan datang. Sebaliknya, perusahaan dilaporkan sedang mengevaluasi beberapa sensor telefoto periskop 200 megapiksel sebelum menetapkan sistem pencitraan akhir.
Dilansir dari Gizmochina, Rabu (22/7/2026), menurut informan tersebut, Vivo saat ini sedang menguji tiga sensor telefoto 200 megapiksel yang berbeda dengan ukuran yang bervariasi: 1/1.12 inci, 1/1.3 inci, dan 1/1.4 inci. Sensor terbesar 1/1.12 inci digambarkan sebagai pendekatan yang lebih agresif untuk fotografi telefoto, sementara opsi 1/1.3 inci dan 1/1.4 inci dianggap sebagai solusi yang lebih seimbang.
Bocoran tersebut menunjukkan bahwa tim teknik Vivo masih membandingkan kekuatan dan kompromi dari setiap sensor. Sensor yang lebih besar dapat memberikan pengumpulan cahaya dan kualitas gambar yang lebih baik pada panjang fokus yang panjang, meskipun juga akan membutuhkan modul kamera yang lebih kompleks dan memakan ruang. Alternatif yang lebih kecil mungkin menawarkan keseimbangan yang lebih baik antara kinerja pencitraan, ketebalan perangkat, dan desain kamera secara keseluruhan.
Perkembangan ini juga selaras dengan laporan sebelumnya dari bulan Juni, yang mengklaim Vivo telah membatalkan rencana untuk mengadopsi kamera periskop 10x khusus untuk X500 Ultra. Pada saat itu, Digital Chat Station mengatakan perusahaan telah membatalkan prototipe yang menampilkan lensa telefoto 10x dan sebagai gantinya berencana untuk terus menggunakan kamera periskop 200 megapiksel tunggal yang dipasangkan dengan teknologi zoom dalam sensor.
Karena Vivo X500 Ultra masih dalam tahap pengembangan, konfigurasi kamera final masih dapat berubah. Namun, informasi terbaru menunjukkan bahwa Vivo sedang dengan cermat mengevaluasi berbagai opsi perangkat keras untuk mengoptimalkan kemampuan telefoto ponsel sebelum produksi massal dimulai.
Vivo X500 Ultra kemungkinan besar tidak akan diluncurkan tahun ini. Mungkin, akan diluncurkan pada paruh pertama tahun 2027 di China dan juga pasar global. (nano)
Tinggalkan Komentar