Bocoran Render dan Spesifikasi Vivo X300 Pro: Kamera 200MP, Baterai 7.000mAh, dan Optik ZEISS

Vivo X300 Pro. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Vivo diperkirakan akan meluncurkan X300 Pro pada Oktober 2025, melanjutkan jajaran ponsel flagship-nya dengan fokus pada performa, daya tahan baterai, dan teknologi kamera. Tipster DCS (Digital Chat Station), serta ACE_10ace, baru-baru ini membagikan beberapa detail penting, serta render dari ponsel flagship Vivo yang akan datang.

Dikutip dari Gizmochina, Kamis (24/7/2025), dimulai dengan render, ACE_10ace telah membagikan beberapa render yang diduga sebagai Vivo X300 Pro, yang mengungkapkan bahwa tidak banyak perubahan dalam hal desain. Ponsel ini akan menampilkan pulau kamera melingkar di tengah, yang tampaknya menampung tiga lensa dan sebuah sensor. Vivo juga akan menggunakan lapisan lensa ZEISS T* untuk meningkatkan kejernihan dan mengurangi distorsi gambar.

Ponsel ini kabarnya ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 9500 yang akan datang dan memiliki layar datar 6,8 inci dengan resolusi 1,5K 1.260 x 2.800 piksel. Dimensity 9500 menggunakan inti Cortex-X930 baru dari ARM, dengan clock 3,23GHz, dan GPU Immortalis-Drage yang baru. Chip ini dirancang untuk efisiensi daya yang lebih baik dan grafis yang lebih baik.

Salah satu perubahan perangkat keras terbesar adalah baterainya. X300 Pro akan memiliki baterai 7.000mAh, yang 1.000mAh lebih besar dari X200 Pro dan 1.600mAh lebih besar dari X100 Pro. Kecepatan pengisian daya belum dikonfirmasi, tetapi Vivo mungkin akan meningkatkan pengisian daya kabel 90W dan nirkabel 30W yang ada saat ini agar sesuai dengan baterai yang lebih besar.

Pengaturan kamera adalah yang paling diunggulkan Vivo. Menurut bocoran DCS, X300 Pro akan hadir dengan tiga kamera belakang: kamera utama 50MP, lensa ultra-lebar 50MP, dan kamera telefoto periskop 200MP. Sensor utamanya adalah LYT-828 terbaru dari Sony, sensor 50MP 1/1,28 inci dengan piksel 1,22μm.

Sensor ini mendukung Hybrid Frame-HDR, yang menggabungkan Dual Conversion Gain dan Variable Shutter untuk rentang dinamis di atas 100dB. Rentang dinamis ini bahkan lebih tinggi daripada sensor LYT900 1 inci milik Sony.

LYT-828 juga dilengkapi Ultra High Conversion Gain untuk rentang dinamis yang lebih baik dan Quad Phase Detection untuk autofokus yang lebih cepat dan akurat. Kamera periskop 200MP menggunakan sensor 1/1,4 inci dan mendukung pemotretan makro telefoto. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar