Sukoharjonews.com – Eco brick berasal dari kata “eco” dan “brick” yang memiliki arti batu bata yang ramah lingkungan. Eco brick merupakan salah satu pengolahan sampah yang manfaatnya besar terhadap lingkungan manusia, dengan pengolahan menjadi kerajinan revolusioner berbahan dasar plastik. Ide eco brick ini berasal dari pasangan suami istri Russel Maier dari Kanada dan Ani Himawati Maier dari Indonesia yang menciptakannya di Filipina.
Dilansir dari Waste4Change, Sabtu (30/12/2023), pembuangan sampah plastik dan pembakaran sampah plastik di TPA dinilai belum optimal. Langkah dengan pengelolaan 3R yaitu reuse, reduce, recycle dinilai belum diterapkan secara efektif.
Beberapa manfaat eco brick jika dikelola dengan maksimal antara lain:
1. Efektivitas pengelolaan sampah plastik
Daripada membuang, membakar, atau menimbun sisa sampah plastik, lebih baik memanfaatkan plastik sebagai material baru.
2. Memberikan fungsional kepada lingkungan
Eco brick sebagai bahan dasar pembuatan berbagai produk, termasuk furnitur atau konstruksi bangunan.
3. Membantu dalam segi nilai ekonomis
Saat ini eco brick banyak diperjualbelikan, bahkan beberapa bank sampah di Indonesia juga melakukan transaksi tunai.
Pengelolaan eco brick dengan sampah plastik tidak sulit untuk diterapkan. Ada beberapa langkah yang harus Anda pahami dalam pembuatannya, sebagai berikut:
1. Siapakan botol plastik bekas yang berukuran 600 ml atau 1500 ml.
2. Bersihkan sampah plastik dengan sabun lalu jemur sampai kering.
3. Siapkan tongkat kayu atau sejenisnya yang panjangnya 2x ukuran botol untuk memudahkan memasukkan sampah plastik ke dalam botol.
4. Padatkan sampah plastik sampai tidak ada ruang udara tersisa di dalam botol.
5. Timbang hasil eco brick yang beratnya mencapai standar 200 gram per botol air mineral 600 ml.
6. Simpan eco brick di tempat yang teduh dan terhindar dari sinar matahari langsung.
7. Apabila sudah terkumpul banyak, rakit eco brick sesuai dengan kreativitas Anda. Dapat dimanfaatkan menjadi dinding non permanen, replika benda, pagar mini, dan lain-lainnya.
Eco brick juga dapat mengalami rusak atau bocor, jika kerusakan sudah parah ganti eco brick segera. Tetapi apabila mengalami kerusakan kecil, tutup dengan bahan yang sangat kuat dan pastikan tertutup rapat.
Jika Anda ingin membuat eco brick tetapi tidak ada waktu, tenaga, dan alat silahkan kunjungi di toko online yang menjual eco brick berukuran 600ml dengan harga Rp8.000,- bahkan ada yang menjual lebih murah lagi. Pemanfaatan eco brick dapat diterapkan menjadi:
1. Sumur di sekitar rumah yang mudah untuk di rangkai.
2. Sebagai batu bata konversional, namun tetap konsultasi dengan ahli bangunan.
3. Dekorasi pernikahan, guna menambah estetika dekorasi panggung.
4. Pembuatan gerbang, terkhusus pada lingkungan perkebunan menjadi lebih kreatif dan menarik
Dengan menerapkan pengelolaan eco brick dengan memusnakan sampah plastik yang baik, juga mengurangi jejak karbon dan meningkatkan kesadaran atas pentingnya melakukan daur ulang dan pengelolaan limbah terkhusus plastik. (myatun-mg2/nano)
Tinggalkan Komentar