Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Berdasarkan update per 17 Agustus, kasus positif aktif kembali naik jadi 726 kasus dari sebelumnya 715 kasus (update 16 Agustus) dan tersebar di 12 kecamatan. Dari 12 kecamatan tersebut, sebaran kasus aktif terbanyak saat ini masih di Kecamatan Kartasura dengan 267 kasus.
“Berdasarkan update per 17 Agustus kemarin jumlah kasus aktif naik lagi, artinya jumlah kasus baru lebih banyak dibandingkan kasus yang sembuh dan selesai isoman,” terang Jubir Satgas Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Rabu (17/8/2021).
Masih tingginya kenaikan kasus harian membuat masyarakat diimbau tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam upaya mencegah penularan virus. Prokes dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas menjadi cara efektif untuk mengantisipasi penyebaran virus.
Saat ini, akumulasi kasus corona di Sukoharjo sudah mencapai 12.284 kasus. Terdiri dari 10.803 kasus sembuh, 755 kasus meninggal dan 726 kasus aktif. Untuk 726 kasus aktif tersebut terdiri dari 537 isolasi mandiri, 43 isolasi terpusat dan 146 rawat inap di rumah sakit.
Berikut ini perbandingan data kasus positif corona aktif per 16 dan 17 Agustus 2021:
Update 16 Agustus 2021, terdapat 715 kasus aktif, rinciannya Kecamatan Kartasura 254 orang, Baki 105 orang, Nguter 54 orang, Grogol 64 orang, Mojolaban 22 orang, Bulu 50 orang, Polokarto 64 orang, dan Sukoharjo 18 orang. Kemudian Kecamatan Tawangsari 21 orang, Gatak 31 orang, Weru 26 orang, dan Kecamatan Bendosari enam orang.
Update 17 Agustus 2021, kasus aktif naik jadi 726 kasus, rinciannya Kecamatan Kartasura 267 orang, Baki 70 orang, Nguter 56 orang, Grogol 67 orang, Gatak 35 orang, Bulu 59 orang, Polokarto 74 orang, dan Mojolaban 26 orang. Kemudian Kecamatan Sukoharjo 20 orang, Tawangsari 26 orang, Weru 15 orang, serta Kecamatan Bendosari 11 orang. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar