Berikut Ini Lima Amalan untuk Mendapatkan Keberuntungan Dunia dan Akhirat

Ilustrasi. (Dok Kemenag)

Sukoharjonews.com – Dalam artikel ini akan menyampaikan amalan untuk mendapatkan keberuntungan dunia dan akhirat. Seorang mukmin sejati akan patuh dan tunduk kepada Penciptanya, ia sadar bahwa dirinya mampu berbuat kebaikan maupun menjauhi segala larangan atas izin dari-Nya. Segala gerak langkahnya selalu diawasi sehingga hidupnya semakin terarah.

Dilansir dari Bincang Syariah, Senin (25/5/2026), Abu Naim al-Asfihani mengutip perkataan Abu Abdillah as-Saji yang memaparkan lima amalan untuk dapatkan yang harus diketahui oleh orang mukmin untuk mendapatkan keberuntungan dunia dan akhirat. Simak keterangan lengkapnya;

Pertama, mengenal Allah (makrifatullah) sebagai sang penciptanya. Makrifatullah merupakan dasar utama dalam keimanan seorang mukmin. Mengetahui dan mengenali Allah sebagai Pencipta adalah fondasi dari seluruh pengetahuan lainnya. Namun, makrifatullah saja tidak cukup jika tidak disertai dengan pemahaman terhadap kebenaran.

Mengenal Allah tanpa mengenal kebenaran menunjukkan bahwa makrifat seseorang masih belum sempurna. Kebenaran dalam konteks ini mencakup semua aspek ajaran dan perintah yang datang dari Allah. Oleh karena itu, seorang mukmin harus berusaha mengenal dan memahami kebenaran tersebut.

Kedua, penting untuk mengetahui kebenaran. Ketika seseorang tidak mampu membedakan antara kebenaran dan kesalahan, ia akan mudah tersesat dalam mengambil tindakan. Ketidakmampuan untuk membedakan hal ini dapat menyebabkan keputusan yang salah dan berpotensi merugikan. Oleh karena itu, pengetahuan yang jelas tentang apa yang benar sangat penting untuk memastikan tindakan yang diambil adalah tepat dan tidak menyesatkan.

Ketiga, ikhlas beramal adalah kunci utama agar amal ibadah diterima oleh Allah. Dengan hati yang tulus dan niat yang murni, kita mendekatkan diri kepada-Nya dan mendapatkan berkah yang melimpah. Selain itu, melaksanakan amalan dengan ikhlas juga meningkatkan kualitas ibadah kita, menjadikannya lebih bermakna dan bermanfaat baik di dunia maupun di akhirat.

Untuk mendapatkan keberuntungan tersebut, kita perlu berusaha dengan sungguh-sungguh dalam setiap amal ibadah. Amalan seperti shalat, puasa, sedekah, dan membaca Al-Qur’an hendaknya dilakukan dengan niat yang tulus hanya untuk mengharap ridha Allah. Keikhlasan dalam beramal tidak hanya membuat ibadah kita diterima, tetapi juga menjadikan kita lebih dekat dengan Allah, sehingga keberuntungan dan kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat dapat kita raih.

Keempat, mengamalkan Sunnah Nabi. Mengikuti Sunnah Nabi merupakan salah satu cara terbaik untuk menunjukkan kecintaan dan penghormatan kita kepada Rasulullah. Dengan menjalankan ajaran dan tuntunan yang beliau berikan, kita tidak hanya mengikuti jejak langkahnya tetapi juga menjaga keberlanjutan pesan-pesan yang beliau sampaikan.

Selain itu, mengamalkan Sunnah Nabi juga membawa banyak kebaikan dan berkah dalam kehidupan kita. Sunnah Nabi mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari ibadah, akhlak, hingga interaksi sosial, yang semuanya bertujuan untuk membimbing umat menuju kehidupan yang lebih baik dan seimbang. Dengan demikian, mengamalkan Sunnah Nabi tidak hanya merupakan bentuk kecintaan kepada beliau tetapi juga sarana untuk memperbaiki diri dan lingkungan sekitar.

Kelima, mengosumsi makanan halal. Salah satu faktor penting agar doa kita dikabulkan oleh Allah adalah dengan memastikan bahwa makanan yang kita konsumsi adalah makanan yang baik dan halal sesuai dengan ajaran agama. Makanan halal tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga berpengaruh pada kebersihan hati dan spiritualitas seseorang.

Mengonsumsi makanan yang halal menjadi syarat penting dalam kehidupan seorang Muslim. Dengan menjaga apa yang masuk ke dalam tubuh kita, kita tidak hanya mematuhi perintah agama, tetapi juga menunjukkan rasa syukur kita kepada Allah.

Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk selalu memperhatikan dan memilih makanan yang halal, agar doa-doa yang dipanjatkan diterima oleh Allah dengan penuh berkah.

Dari kelima hal ini bila dipraktikkan dalam kehidupan maka ia akan beruntung di dunia dan akhirat serta akan menjadi pribadi mukmin yang dekat dengan Allah. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar