Beasiswa Kuliah Sukoharjo Diserahkan Bupati, Tiga Diantaranya Mahasiswa Univet Bantara

Secara simbolis Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyerahkan beasiswa kuliah di Pendopo Graha Satya Praja, Selasa (26/11/2025).

Sukoharjonews.com – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani resmi menyerahkan beasiswa kuliah Program Sukoharjo Pintar di Pendopo Graha Satya Praja, Rabu (26/11/2025). Tahun ini, beasiswa hanya terserap untuk 38 mahasiswa yang memenuhi persyaratan dari kuota 100 mahasiswa. Penyerahan beasiswa dihadiri pejabat Forkopimda.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sukoharjo, Setyo Aji Nugroho, menyampaikan, mahasiswa penerima beasiswa berasal dari warga kurang mampu yang terdata dalam DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) desil 1 hingga 4.

“Bupati sudah memberikan arahan agar persyaratan dievaluasi sehingga penyerapan tahun depan bisa lebih maksimal, salah satunya persyaratannya mungkin hingga Desil 5,” ujar Aji.

Aji juga mengatakan, teknis dari beasiswa ini adalah dana langsung ditransfer ke rekening masing-masing mahasiswa. Setiap tahun mahasiswa mendapat beasiswa senilai Rp12,5 juta.

Bupati Etik Suryani mengatakan, sebagaimana tertuang dalam visi dan misi Bupati, Pemkab Sukoharjo berkomitmen untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta berkarakter, melalui pemerataan akses pendidikan yang bermutu. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah penyelenggaraan ”Program Unggulan Beasiswa Kuliah Sukoharjo Pintar”.

“Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga yang masuk dalam DTSEN desil 1 sampai dengan desil 4, yaitu kelompok masyarakat pra-sejahtera yang paling membutuhkan dukungan pemerintah,” ujarnya.

“Dengan adanya beasiswa ini, kami ingin memastikan bahwa para pemuda dari keluarga pra sejahtera mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tinggi yang bermutu, tanpa terbebani oleh kendala ekonomi,” sambungnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat, orang tua, dan para pendidik untuk terus memberikan dukungan dan motivasi kepada generasi muda. Bimbingan dan dorongan dari lingkungan sekitar sangat penting agar mereka mampu mengatasi berbagai tantangan dan rintangan dalam menempuh pendidikan.

“Semoga program Beasiswa Kuliah Sukoharjo Pintar Tahun 2025 semakin memperkuat upaya kita dalam mewujudkan Sukoharjo yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing, melalui generasi muda yang terdidik, profesional, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, usai acara, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof Farida Nugrahani memberikan apreisiasi atas program beasiswa kuliah dari Pemkab Sukoharjo tersebut. Menurutnya, dalam seleksi ini dari 38 mahasiswa yang lolos, tiga diantaranya merupakan mahasiswa Univet.

“Program ini tentunya akan memotivasi masyarakat Sukoharjo yang kurang mampu untuk berkuliah,” ujarnya.

Menurutnya, meski selama ini Pemerintah sudah ada program Kartu Indonesia Pintar (KIP), namun belum semua masyarakat yang terkaver sehingga program beasiswa kuliah dari Pemkab Sukoharjo tersebut akan sangat membantu. Terlebih lagi, program beasiswa dari Pemkab Sukoharjo tersebut berlaku untuk masyarakat yang tidak terkaver KIP.

“Sebenarnya Univet Bantara Sukoharjo juga ada beasiswa untuk masyarakat kurang mampu, sehingga program ini menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat kurang mampu di Sukoharjo bisa kuliah di Univet dan mendaftar program beasiswa dari Pemkab Sukoharjo. Pasalnya, Univet sudah memenuhi syarat dari sisi akreditasi sehingga mahasiswa bisa mendaftar program tersebut.

Disinggung belum terserapnya seluruh kuota beasiswa dari Pemkab Sukoharjo tahun ini, Prof Farida mengaku sesuai persyaratannya memang baru untuk mahasiswa semester 1. “Barangkali ke depan bisa dievaluasi syaratnya seperti bisa lebih dari semester 1, karena mahasiswa yang semester atas pastinya ada yang belum mampu dan memenuhi kriteria,” ujarnya.

Berikut ini sebaran mahasiswa penerima beasiswa:
1. Univet Bantara Sukoharjo: 3 mahasiswa
2. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS): 4 mahasiswa
3. UIN Raden Mas Said Surakarta: 8 mahasiswa
4. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY): 2 mahasiswa
5. Universitas Terbuka (UT): 3 mahasiswa
6. Universitas Gadjah Mada (UGM): 3 mahasiswa
7. Poltekkes Kemenkes Surakarta: 4 mahasiswa
8. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surakarta: 1 mahasiswa
9. Universitas Negeri Semarang (Unnes): 2 mahasiswa
10.Universitas Sebelas Maret (UNS): 5 mahasiswa
11.Politeknik Indonusa Surakarta: 1 mahasiswa
12.Universitas Indonesia (UI): 1 mahasiswa
13.Universitas Slamet Riyadi (Unisri): 12 mahasiswa. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar