Baznas Sukoharjo Kembali Salurkan Bantuan Rehab RTLH untuk 27 Penerima, Diserahkan Langsung Bupati

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat penyerahan bantuan rehab RTLH Baznas. (Foto: Dok)

Sukoharjonews.com – Badan Amil Zakat Nasiomal (Baznas) Sukoharjo kembali menyalurkan bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan juga renovasi rumah. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Rabu (28/1/2026). Kali ini, bantuan diberikan kepada 27 penerima di enam kecamatan.

“Bantuan yang disalurkan Baznas ini terdiri dari rehab RTLH dan renovasi rumah. Yang renovasi empat rumah dan yang rehab RTLH 23 rumah,” ujar Bupati Etik.

Bantuan sendiri disalurkan di Kecamatan Grogol untuk satu penerima, Kecamatan Sukoharjo 10 penerima, Tawangsari satu penerima, Bulu satu penerima, Nguter tiga penerima, dan Kecamatan Bendosari 11 penerima.

“Jadi penyaluran bantuan rehab RTLH maupun renovasi rumah ini merata di 12 kecamatan dan penyalurannya bergiliran. Seperti kali ini dimana penyaluran di enam kecamatan. Sebelum ini juga disalurkan di lima kecamatan yang lain,” terang Bupati.

Nilai bantuan yang disalurkan bervariasi tergantung dari kondisi rumah saat dilakukan survei oleh Baznas. Untuk renovasi rumah sendiri nilai bantuan Rp3 juta dan Rp5 juta. Sedangkan untuk bantuan rehab RTLH nilainya bervariasi dariyang terkecil Rp10 juta hingga Rp20 juta. Total bantuan yang diserahkan mencapai Rp334 juta.

“Sebelumnya warga ini mengajukan bantuan ke Bupati melalui desa yang kemudian diteruskan ke Baznas,” ujar Bupati Etik.

“Kalau nilai bantuannya memang tidak sama tapi bervariasi, tergantung kondisi penerima saat dilakukan survei oleh Baznas,” sambungnya.

Bupati mengatakan, pada prinsipnya, bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan diminta untuk mengajukan pada Bupati. Setiap pengajuan yang masuk pasti akan ditindaklanjuti.

Sementara itu, Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, menyampaikan bantuan yang disalurkan tersebut sudah melalui proses survei. Hal itu dilakukan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. Terkait nilai bantuan yang diberikan pun tidak sama karena mengacu pada kondisi penerima saat dilakukan survei.

“Kami survei dulu ke lokasi calon penerima, jika memang memenuhi syarat, bantuan pasti cair dan nilainya disesuaikan dengan kondisi rumah penerima bantuan. Apakah hanya renovasi atau rehab,” kata Sardiyono. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar