Tak Berkategori  

Bahaya Mengonsumsi Permen Karet Berlebih

banner 468x60
Bahaya mengonsumsi permen karet secara berlebih. (Foto: istock)

Sukoharjonews.com – Permen karet memang menjadi favorit banyak orang. Mengunyah permen karet dapat membantu meredakan ketegangan di situasi tertentu. Namun, ternyata ada bahaya jika mengonsumsi permen karet berlebihan.


Dikutip dari Siloam Hospital, pada Selasa (30/5/2023), terdapat sejumlah bahaya makan permen karet secara berlebihan yang perlu diwaspadai, di antaranya adalah memicu masalah pencernaan, diare, gangguan pada sendi rahang, meningkatkan keinginan makan junk food, hingga merusak lapisan gigi. Berikut masing-masing penjelasannya:

1. Menyebabkan Diare
menjadi salah satu bahaya permen karet jika dikonsumsi secara berlebihan. Beberapa jenis permen karet mengandung berbagai pemanis buatan, seperti sorbitol, mannitol, atau xylitol yang memiliki efek sama seperti obat pencahar jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Pemanis buatan cenderung sulit dicerna oleh usus namun dapat meninggalkan saluran pencernaan dengan cepat sehingga menyebabkan makanan tidak dapat terserap dengan baik. Jika terjadi dalam jangka waktu lama, diare berisiko memicu berat badan turun drastis hingga dehidrasi.


2. Memicu Gangguan pada Sendi Rahang
Jika sering mengunyah permen karet terlalu lama pada satu sisi mulut, kondisi ini dapat menyebabkan pergerakan otot dan sendi rahang menjadi tidak seimbang. Akibatnya, ukuran rahang menjadi lebih besar hanya pada satu sisi rahang. Bahkan, kebiasaan mengunyah permen karet dalam jangka waktu lama rentan menimbulkan gangguan pada sendi rahang atau biasa dikenal dengan temporomandibular joint disorder. Adapun gejala umum dari gangguan sendi rahang ini di antaranya adalah nyeri rahang, terdengar bunyi ‘klik’ saat membuka mulut, hingga tidak dapat menggerakkan rahang.

3. Merusak Lapisan Gigi
Bahaya permen karet yang perlu diwaspadai berikutnya adalah dapat merusak lapisan enamel pada gigi. Pasalnya, terdapat kandungan gula dalam kadar tinggi di permen karet yang berisiko memicu kerusakan pada lapisan gigi jika dikonsumsi secara berlebihan. Kandungan gula tersebut menjadi makanan untuk bakteri di dalam mulut yang menghasilkan senyawa asam sehingga dapat memicu pengeroposan lapisan gigi hingga karies gigi.


4. Meningkatkan Keinginan Makan Junk Food
Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi makanan yang mengandung gula tinggi, seperti permen karet, dalam jumlah banyak dapat mengurangi asupan makanan sehat dengan gizi seimbang. Pasalnya, perasa dan pemanis buatan yang terkandung di dalam permen karet membuat buah dan sayur terasa lebih pahit di lidah. Hal inilah yang memicu keinginan seseorang untuk mengonsumsi makanan dengan rasa kuat dan gurih, seperti junk food. Jika dikonsumsi secara berlebihan, junk food berisiko menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti kolesterol tinggi hingga obesitas.


5. Memicu Gangguan Pencernaan
Selain diare, konsumsi permen karet secara berlebihan juga dapat menimbulkan berbagai gangguan pencernaan lainnya, seperti perut kembung, produksi gas berlebihan, hingga kram perut. Hal ini dikarenakan mengunyah permen karet terlalu lama turut memicu masuknya udara ke dalam tubuh secara tidak sadar. Selain itu, kandungan pemanis buatan, seperti sorbitol dan xylitol di dalam permen karet juga cenderung sulit dicerna oleh tubuh sehingga tidak ada penyerapan nutrisi. Akibatnya, sistem pencernaan akan bekerja lebih keras yang berisiko memicu irritable bowel syndrome.

Itulah sejumlah bahaya permen karet yang perlu diwaspadai terutama jika dikonsumsi secara berlebihan. Pada dasarnya, asupan makanan menjadi hal yang penting untuk diperhatikan sebagai upaya menjaga kesehatan tubuh. (cita septa)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *