Sukoharjonews.com – Dalam perdebatan makanan ayam vs telur, hanya ada satu pemenang dalam hal protein. Di Hari Protein Nasional, mari kita cari tahu apakah ayam lebih baik daripada telur.
Para penggemar kebugaran atau pengamat berat badan tidak hanya berkeringat, tetapi juga memperhatikan pola makan mereka. Salah satu perubahan pola makan terpenting dalam upaya menurunkan berat badan adalah memasukkan makanan kaya protein. Pertumbuhan otot tanpa lemak dan pemulihan pasca-olahraga yang lebih cepat adalah beberapa manfaat kesehatan dari protein.
Dikutip dari Healthshots, Jumat (5/9/2025), meskipun ada banyak sumber protein, ayam dan telur lebih disukai oleh banyak orang yang bukan vegetarian. Namun, Anda mungkin bertanya-tanya apakah ayam memiliki lebih banyak protein daripada telur. Di Hari Protein Nasional, yang diperingati setiap 27 Februari, kami akan memberi tahu Anda makanan kaya protein mana yang menang dalam perdebatan ayam vs telur.
Apa itu protein?
Protein, juga dikenal sebagai polipeptida, adalah salah satu nutrisi penting yang memainkan berbagai peran krusial dalam tubuh. Protein diperlukan untuk pembentukan setiap bagian tubuh, termasuk gigi dan tulang, kata ahli gizi Shruti Keluskar. Untuk orang dewasa sehat dengan aktivitas fisik minimal, Angka Kecukupan Gizi (AKG) protein adalah 0,8 gram protein per kg berat badan per hari, menurut penelitian tahun 2016 yang diterbitkan dalam Food & Function.
Sumber protein rendah lemak
Selalu lebih baik memilih sumber protein rendah lemak, karena memiliki kadar lemak lebih rendah daripada sumber protein non-rendah lemak, kata pakar tersebut. Sumber protein rendah lemak meliputi ayam, ikan berdaging putih, telur, yogurt Yunani tawar, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Sumber protein non-rendah lemak
Sumber protein non-rendah lemak biasanya tinggi lemak. Ini meliputi daging olahan, daging merah, dan produk susu tinggi lemak.
Ayam atau telur untuk protein?
Dalam hal protein, 100 gram telur putih mengandung 10,9 gram protein, menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat. Namun jika protein adalah fokus Anda, konsumsilah telur cokelat. Selain itu, 100 gram telur cokelat mengandung 12 gram protein. Ayam adalah pilihan yang tepat. Jika Anda mengonsumsi 100 gram dada ayam, Anda akan mendapatkan 23,2 gram ayam, menurut USDA.
Ya, ayam dan telur merupakan sumber protein yang sangat baik. Namun, pilihan di antara keduanya bergantung pada berbagai faktor seperti preferensi diet pribadi, kebutuhan nutrisi, dan pertimbangan kesehatan, kata Keluskar. Misalnya, jika Anda ingin menurunkan berat badan dan menjalani diet tinggi protein, dada ayam harus menjadi pilihan utama Anda.
Ayam adalah daging tanpa lemak yang sangat kaya akan protein berkualitas tinggi. Daging ayam mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan, perbaikan, dan pemeliharaan otot secara keseluruhan.
Di sisi lain, telur merupakan sumber protein lengkap, artinya mengandung semua asam amino esensial dalam proporsi yang tepat. Telur juga merupakan sumber vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik. Selain itu, telur lebih serbaguna dalam hal memasak dan dapat dicampurkan ke dalam berbagai hidangan.
Pada akhirnya, pilihan antara ayam dan telur untuk asupan protein bergantung pada preferensi dan kebutuhan diet masing-masing.
Bagaimana cara memasukkan ayam dan telur ke dalam menu makanan?
Berikut enam cara untuk memasukkan ayam dan telur ke dalam menu makanan Anda:
1. Tusuk Sate Ayam dan Sayuran
– Tusuk ayam potong dadu dan berbagai sayuran favorit Anda seperti paprika, bawang bombai, dan zucchini ke dalam tusuk sate.
– Olesi dengan minyak zaitun dan panggang hingga ayam matang sempurna.
– Sajikan dengan salad atau nasi merah.
2. Nasi Goreng Sayur dan Telur
– Masak nasi merah dan biarkan dingin.
– Dalam wajan, tumis sayuran potong dadu seperti brokoli, wortel, dan bawang bombai dengan bawang putih dan jahe.
– Tambahkan nasi matang dan telur orak-arik, lalu minyak wijen untuk menambah rasa.
3. Salad Ayam dan Alpukat
– Campur dada ayam potong dadu, alpukat, tomat ceri, dan daun ketumbar dalam mangkuk.
– Siram dengan jeruk nipis dan minyak zaitun untuk salad yang menyegarkan dan mengenyangkan.
4. Mangkuk Sarapan Telur dan Sayuran
– Dalam mangkuk, campur telur orak-arik, bayam, dan jamur.
– Tambahkan irisan dada ayam untuk menambah protein.
5. Sup Ayam dan Sayuran
– Dalam panci besar, tumis ayam potong dadu, bawang bombai, dan bawang putih.
– Tambahkan kaldu ayam, potongan sayuran potong dadu seperti wortel dan seledri.
– Masak hingga sayuran empuk, lalu tambahkan mi matang atau nasi merah.
6. Wrap Ayam dan Telur
– Panggang ayam, lalu campurkan dengan telur orak-arik, sayuran hijau campur, dan bumbu pilihan Anda seperti kunyit, bubuk cabai, dan bubuk ketumbar.
– Bungkus semuanya dalam roti gandum utuh untuk santapan cepat dan bergizi saat bepergian.
Ayam dan telur merupakan pilihan bergizi, dan memasukkan beragam sumber protein ke dalam pola makan Anda baik untuk kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. (nano)
Tinggalkan Komentar