Sukoharjonews.com – Berjemur di bawah sinar matahari pagi merupakan kebiasaan sederhana yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, terutama dalam membantu tubuh memproduksi vitamin D. Vitamin ini sangat penting karena membantu penyerapan kalsium, yaitu mineral utama yang dibutuhkan untuk membentuk dan menjaga kekuatan tulang. Jika tubuh kekurangan vitamin D, maka risiko terkena osteoporosis dan patah tulang bisa meningkat.
Dilansir dari Healthpro, Jumat (11/4/2025), sinar matahari pagi adalah sumber alami terbaik untuk mendapatkan vitamin D. Ketika kulit terpapar sinar ultraviolet B (UVB) dari matahari, tubuh mulai memproduksi vitamin D secara alami. Berjemur selama 10 hingga 30 menit setiap hari, terutama di pagi hari saat matahari belum terlalu terik, sangat dianjurkan agar kebutuhan vitamin D harian tercukupi. Bagi orang yang berkulit gelap, waktu berjemur bisa saja lebih lama karena pigmen kulit (melanin) cenderung menghambat produksi vitamin D.
Selain bermanfaat untuk tulang, sinar matahari pagi juga baik untuk kesehatan mental. Paparan sinar matahari dapat meningkatkan produksi hormon serotonin, yaitu hormon yang berperan dalam menimbulkan perasaan bahagia dan rileks. Oleh karena itu, berjemur di pagi hari juga dapat membantu menjaga suasana hati tetap baik.
Namun demikian, penting untuk tidak berjemur secara berlebihan. Terlalu lama terpapar sinar matahari, terutama pada siang hari saat matahari sangat terik, dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit. Untuk itu, sebaiknya gunakan tabir surya setelah beberapa menit berjemur, dan hindari paparan langsung antara pukul 10.00 hingga 16.00.
Dengan memperhatikan waktu dan perlindungan saat berjemur, kita dapat merasakan manfaat positif dari sinar matahari pagi secara optimal. Mari jaga kesehatan tulang dan mental dengan cara yang alami dan mudah, yaitu dengan rutin berjemur di pagi hari.(patrisia argi)
Tinggalkan Komentar