Asus Ungkap Laptop Gaming ROG Strix G16 dan G18 2026 dengan Panel Mini LED 300Hz, Intel Core Ultra 9, dan GPU RTX 5080

banner 468x60
Asus ROG Strix G16 dan G18 2026. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Asus telah mengumumkan versi 2026 dari laptop gaming ROG Strix G16 dan ROG Strix G18, memperkenalkan perangkat keras yang diperbarui, opsi layar kelas atas, dan sasis yang didesain ulang yang bertujuan untuk memudahkan peningkatan bagi pengguna. Model baru ini menghadirkan prosesor Intel Core Ultra terbaru dan GPU laptop NVIDIA seri RTX 50 ke jajaran Strix, memposisikannya untuk kinerja tinggi dalam game dan beban kerja konten.

Dikutip dari Gizmochina, Rabu (25/3/2026), baik Strix G16 maupun G18 ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus, dipasangkan dengan GPU laptop NVIDIA GeForce RTX 5080. Kombinasi ini dirancang untuk menangani game modern dengan ray tracing, output refresh rate tinggi, dan tugas yang dipercepat GPU seperti pengeditan video dan rendering 3D. Dukungan untuk DLSS 4 dan Multi-Frame Generation juga disertakan, yang dapat meningkatkan frame rate pada judul yang didukung.

Peningkatan tampilan merupakan perubahan kunci pada generasi ini. Strix G16 16 inci memiliki panel IPS 2,5K (2560 x 1600) dengan refresh rate 300Hz dan waktu respons 3ms, meningkat dari 240Hz pada model sebelumnya. Monitor ini mendukung cakupan warna DCI-P3 100 persen, validasi Pantone, Dolby Vision, dan G-SYNC.

Strix G18 yang lebih besar menggunakan panel 2,5K 18 inci dengan teknologi Mini LED dan lebih dari 2000 zona peredupan. Layar ini menawarkan refresh rate 240Hz, waktu respons 3ms, dan kecerahan puncak hingga 1600 nits, ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan kontras lebih tinggi dan performa HDR.

Kedua panel dilengkapi lapisan anti-refleksi, yang bertujuan untuk meningkatkan visibilitas di lingkungan terang dan menjaga konsistensi warna dari berbagai sudut pandang.

Sistem pendingin juga telah diperbarui. Asus menggunakan kombinasi ruang uap, pengaturan tiga kipas, dan desain heatsink berlapis untuk mengelola termal. Pengaturan ini dimaksudkan untuk menjaga performa stabil selama sesi bermain game yang lama atau beban kerja berat.

Salah satu perubahan yang lebih praktis adalah desain ulang sasis. Laptop ini sekarang memiliki akses tanpa alat melalui tab pegas, memungkinkan pengguna untuk membuka sistem tanpa sekrup. Komponen internal seperti RAM dan SSD dapat diakses dengan cepat, dan slot SSD menggunakan sistem Q-Latch untuk pemasangan yang lebih mudah. ​​Kedua model mendukung memori DDR5 hingga 64GB pada 6400MT/s dan penyimpanan SSD PCIe 4.0 hingga 2TB.

Konektivitas mencakup dua port Thunderbolt 5 dengan DisplayPort 2.1 dan power delivery, tiga port USB 3.2 Gen 2 Type-A, HDMI 2.1, port Ethernet 2.5G, dan jack audio 3.5mm. Dukungan nirkabel hadir melalui WiFi 7. Fitur audio termasuk Dolby Atmos, Hi-Res Audio, dan peredam kebisingan berbasis AI.

Laptop ini hadir dengan Windows 11 Pro dan menyertakan keyboard RGB per-key dengan pencahayaan Aura Sync dan tombol Copilot khusus. Kedua model dilengkapi dengan baterai 90Wh dan mendukung adaptor daya hingga 380W.

Strix G16 memiliki berat 2,7kg, sedangkan Strix G18 memiliki berat 3,5kg. ASUS berencana untuk menawarkan kedua model dalam warna Eclipse Grey dan Volt Green. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *