Asus Meluncurkan Laptop ProArt P16 dan P14 dengan Nvidia RTX Spark dan Layar OLED 120Hz

Asus ProArt P16 & ProArt P14. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Asus akhirnya meluncurkan laptop ProArt P16 dan ProArt P14 setelah pengumuman awal di Computex 2026. Perangkat ini mengusung platform Nvidia RTX Spark yang benar-benar baru, yang memadukan CPU Grace berbasis Arm dengan GPU Blackwell RTX untuk menjalankan model AI berskala besar sepenuhnya di dalam perangkat (on-device).

Spesifikasi Asus ProArt P16 & ProArt P14
Dilansir dari Gizmochina, Selasa (13/10/2026), arsitektur RTX Spark dirancang untuk mengatasi hambatan memori (bottleneck) tradisional pada PC Windows standar. Dengan memanfaatkan memori terpadu (unified memory) hingga 128GB, CPU Grace (dengan hingga 20 core) dan GPU Blackwell (hingga 6.144 CUDA core) berbagi kumpulan memori yang sama.

Menurut Asus, konfigurasi ini menghasilkan performa AI FP4 hingga 1 petaflop dan memungkinkan laptop menjalankan model bahasa besar (large language models) dengan parameter hingga 120 miliar serta jendela konteks 1 juta token secara lokal.

Bagi kreator dan pengembang, hal ini berarti kemampuan untuk merender adegan 3D yang kompleks, mengedit video 12K, atau menjalankan alur kerja AI generatif tanpa bergantung pada pemrosesan cloud, sehingga menghindari biaya API berbasis penggunaan (pay-per-use) dan menjaga privasi file lokal.

Meskipun memiliki spesifikasi internal yang sangat tangguh, Asus tetap mempertahankan desain perangkat keras yang relatif portabel. ProArt P16 berukuran 16 inci memiliki ketebalan 12,9 mm dan berat 1,77 kg, sedangkan ProArt P14 berukuran 14 inci memiliki ketebalan 13,9 mm dan berat 1,48 kg.

Kedua laptop ini dilengkapi layar Asus Lumina Pro OLED dengan “refresh rate” variabel 120Hz, cakupan gamut warna DCI-P3 100%, dan tingkat kecerahan puncak HDR hingga 1.600 nit. Model P16 hadir dengan panel 4K yang mendukung Nvidia G-Sync, sementara model P14 memiliki resolusi maksimal 3K. Kedua model dilengkapi lapisan anti-pantulan, konektivitas I/O yang lengkap—termasuk Wi-Fi 7 dan USB4—serta baterai berkapasitas besar: 99,9Wh untuk P16 dan 90Wh untuk P14.

Dari sisi perangkat lunak, Asus menyertakan sejumlah alat untuk memanfaatkan kemampuan perangkat keras lokal. Laptop ini hadir dengan MuseTree untuk pembuatan gambar secara lokal menggunakan model FLUX dan WAN, serta StoryCube untuk pengelolaan media berbasis AI.

Asus juga menjalin kemitraan dengan Nous Research untuk mengintegrasikan Hermes Agent, sebuah AI otonom “open-source” yang mampu menjalankan tugas lintas aplikasi dan berkas lokal. Selain itu, sistem ini mendukung secara bawaan (natively) ComfyUI, antarmuka berbasis “node” yang populer untuk alur kerja AI visual.

Harga dan Ketersediaan
Laptop ini sudah dapat dipesan melalui pre-order mulai 7 Oktober, dengan pengiriman di Amerika Serikat dijadwalkan mulai 16 Oktober. Mengenai harga, model dasar dibanderol mulai dari USUSD2.599,99 atau Rp46,5 jutaan.

Konfigurasi dengan memori 24GB hingga 48GB akan tersedia melalui Best Buy dan Asus eShop, sedangkan varian kelas atas dengan memori 64GB dan 128GB akan dijual melalui Asus eShop, Best Buy, dan Micro Center. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar