
Sukoharjonews.com (Jakarta) – Mengantisipasi lonjakan pengguna kendaraan listrik (EV), PT PLN mengoperasikan total 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Kami all out mengupayakan seluruh SPKLU dalam posisi siap dan prima untuk melayani animo pemudik EV tahun ini.”
“Dengan jaringan pengisian daya yang semakin luas, pengguna kendaraan listrik kini dapat melakukan perjalanan mudik jarak jauh dengan lebih nyaman dan tanpa kekhawatiran,” terang Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dikutip dari laman KabarBUMN, Jumat (20/3/2026).
Meningkatnya tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia turut berdampak pada prediksi jumlah pemudik yang menggunakan EV tahun ini. PLN memperkirakan jumlahnya akan melampaui 23 ribu kendaraan, atau naik sekitar 60 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PLN bersama mitra terus mempercepat pembangunan dan pengembangan SPKLU di berbagai daerah. Saat ini, tercatat 4.769 unit SPKLU telah tersedia di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia, mengalami kenaikan sekitar 70 persen dibandingkan tahun lalu.
“Saat ini rata-rata jarak antar-SPKLU sekitar 22 kilometer. Artinya, pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan karena infrastruktur pengisian telah tersedia secara luas,” tambah Darmawan.
Khusus untuk jalur mudik utama di wilayah Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN menyediakan 1.681 unit SPKLU yang tersebar di 994 titik. Infrastruktur ini dirancang untuk menjangkau rute-rute strategis yang dilalui masyarakat saat mudik.
Dari total tersebut, sebanyak 284 unit SPKLU berada di 99 titik ruas jalan tol, sedangkan 1.203 unit lainnya tersedia di 777 lokasi jalur non-tol yang juga menjadi jalur penting bagi pemudik.
Agar operasional tetap berjalan optimal, lebih dari 5.000 personel siaga turut dikerahkan. Mereka bertugas menjaga keandalan SPKLU sekaligus memberikan bantuan kepada pengguna kendaraan listrik selama masa mudik.
Sebagai bentuk kesiapan tambahan, PLN juga menghadirkan 15 unit SPKLU Mobile yang ditempatkan di beberapa titik exit tol. Fasilitas ini diperuntukkan bagi pengguna EV yang membutuhkan pengisian daya darurat di perjalanan.
PLN juga meningkatkan pengalaman pengguna dengan menghadirkan layanan digital melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) yang terintegrasi dalam aplikasi PLN Mobile.
Melalui fitur Trip Planner, pengguna dapat merencanakan rute perjalanan sekaligus menemukan lokasi SPKLU dengan lebih mudah. Selain itu, tersedia pula fitur Antreev yang memungkinkan pengguna memantau antrean SPKLU secara real-time melalui skema Antreev Walk-in.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fitur Trip Planner dan AntreEV pada aplikasi PLN Mobile, sehingga perjalanan mudik dengan kendaraan listrik dapat direncanakan dengan lebih baik dan nyaman,” tambah Darmawan.
Selain infrastruktur, PLN juga menghadirkan kemudahan dalam sistem pembayaran melalui layanan EV-TAP. Saat ini, sebanyak 20 unit SPKLU di rest area sepanjang jalur Trans Jawa telah dilengkapi sistem pembayaran menggunakan kartu uang elektronik.
Untuk memastikan pengguna tetap mendapatkan bantuan saat dibutuhkan, PLN menyediakan layanan bantuan SPKLU melalui aplikasi PLN Mobile serta hotline WhatsApp 0877-71112-123 yang aktif selama 24 jam. (nano)















Facebook Comments